Haji Isam Kebal Hukum, KPK Tak Menanggapi Laporan Sawit Watch

- Redaksi

Jumat, 3 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEWSROOM.ID, Jakarta – Pada 18 Januari 2022 perkumpulan Sawit Watch menyampaikan laporan kepada KPK atas dugaan tindak pidana korupsi pada PT Multi Sarana Agro Mandiri (MSAM) milik Syamsuddin Andi Arsad atau sering disapa Haji Isam. Tapi sampai saat ini 2 Juni 2022 belum menerima tanggapan dari KPK.

Direkrur Sawit Watch Achmad Surambo mengatakan laporan itu dilakukan dengan dasar adanya oknum direksi PT Inhutani II mengadakan kerja sama perkebunan sawit di sebagian area IUPHHK-HA bersama PT MSAM pada 19 Juni 2017.

Sawit Watch menduga kerja sama tersebut tidak sesuai dengan SK 193/2006 sebab kawasan hutan PT Inhutani II digunakan sebagai perkebunan sawit tanpa memperoleh persetujuan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK).

Baca Juga :  Biaya Tersembunyi Beli Sekarang, Bayar Nanti

Achmad Surambo mengatakan “Kerja sama perkebunan sawit ini selain tanpa persetujuan Menteri, disinyalir bermaksud mengalihkan kekayaan negara berupa hutan kepada oknum korporasi secara tidak sah” ketika ditemui di PTUN Jakarta Utara Kamis (2/6).

Boni selaku Kepala Departemen Pemberdayaan dan Pelayanan Masyarakat dan Anggota saat dimintai keterangan menyampaikan penerbitan HGU kepada perusahaan milik Haji Isam (PT MSAM) menyebabkan hilangnya hutan negara seluas 8.610 ha. Dia pun menyampaikan tanggapan pribadinya tentang pribadi Haji Isam yang diduga kebal hukum.

Baca Juga :  Migran Perbatasan AS-Meksiko: Pejabat Biden Akan Berkunjung, Membahas Tindakan Baru

“Menjadi pertanyaan sampai hari ini, kenapa laporan kami ke KPK sejak kurang lebih 5 bulan yang lalu belum mendapat respon dari KPK? Bisa diduga bahwa Haji Isam ini termasuk elit yang kebal hukum” kata Boni.

Pernyataan tersebut dikuatkan oleh Achmad selaku Direktur Sawit Watch, bisa jadi Haji Isam ini adalah elit yang kebal hukum. Karena pihak Sawit Watch sudah melaporkan kejadian ini ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tapi tidak ada respom, kemudian melapor ke KPK tidak ada respon juga. Saat ini mereka melanjutkan laporan itu ke Kepolisian dan berharap mendapat respon yang baik sehimgga kasus ini bisa diusut lebih dalam.

Baca Juga :  Setelah Berbulan-bulan Terjebak di Orbit, Obat Luar Angkasa Akhirnya Tiba di Rumah

“Kami sudah melapor ke KLHK tapi tidak ada tanggapan, ke KPK pun sama, saat ini sudah melapor ke pihak Kepolisian. Semoga ditanggapi dengan baik” kata Achmad.

Doni mengatakan sepak terjang Haji Isam di Kalimantan, nama Haji Isam tidak asing di telinga warga Kotabaru, karena sering terseret konflik dan sengketa lahan dengan warga. Sampai saat ini mayoritas warga sangat takut karena ancaman intimidasi, kriminalisasi, perampasan lahan yang kerap terjadi.

“Kami menerima laporan dari warga, mereka takut. Banyak yang digusur, tapi tidak ada yang berani melawan” kata Doni. (BYU)

Berita Terkait

Caitlin Clark mengaku sulit menerima gelar pencetak gol terbanyak sepanjang masa NCAA
Bangladesh memenangkan undian tersebut, menempatkan Sri Lanka sebagai pemukul di seri pembuka seri T20
Ketua Hak Asasi Manusia PBB mendesak diakhirinya 'penindasan' terhadap suara-suara independen di Rusia setelah kematian Navalny
Genosida Israel yang didukung AS di Gaza memasuki hari ke-150
Serangan baru Israel, kampanye penangkapan di Tepi Barat
Bagaimana Uap Air Menulis Ulang Kisah Pembentukan Planet
India akan membangun pangkalan angkatan laut baru di dekat Maladewa di tengah ketegangan hubungan dengan Tiongkok
IOF meledakkan rumah para martir Palestina di Nablus

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 20:02 WIB

Caitlin Clark mengaku sulit menerima gelar pencetak gol terbanyak sepanjang masa NCAA

Senin, 4 Maret 2024 - 19:22 WIB

Bangladesh memenangkan undian tersebut, menempatkan Sri Lanka sebagai pemukul di seri pembuka seri T20

Senin, 4 Maret 2024 - 18:52 WIB

Ketua Hak Asasi Manusia PBB mendesak diakhirinya 'penindasan' terhadap suara-suara independen di Rusia setelah kematian Navalny

Senin, 4 Maret 2024 - 17:47 WIB

Genosida Israel yang didukung AS di Gaza memasuki hari ke-150

Senin, 4 Maret 2024 - 17:09 WIB

Serangan baru Israel, kampanye penangkapan di Tepi Barat

Senin, 4 Maret 2024 - 16:08 WIB

India akan membangun pangkalan angkatan laut baru di dekat Maladewa di tengah ketegangan hubungan dengan Tiongkok

Senin, 4 Maret 2024 - 15:31 WIB

IOF meledakkan rumah para martir Palestina di Nablus

Senin, 4 Maret 2024 - 15:00 WIB

Petugas pemadam kebakaran Texas memadamkan api yang dipicu oleh angin kencang saat peringatan dikeluarkan di seluruh wilayah

Berita Terbaru

Headline

Serangan baru Israel, kampanye penangkapan di Tepi Barat

Senin, 4 Mar 2024 - 17:09 WIB