BRIN : Apresiasi Untuk Luhut Binsar Panjaitan Dalam Optimalisasi LTJ

- Redaksi

Rabu, 3 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEWSROOM.ID, Belitung – Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, Hendrian mengucapkan apresiasi kepada Menteri Koordinator Kementerian Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, karena arahan untuk mengoptimalisasi produk samping hasil pengolahan timah yang sebelumnya tidak menjadi perhatian khusus.

Disamping itu diikuti dengan penguatan, pengendalian, dan penegakan hukum yang baik agar proses pertambangan sampai pengolahan benar sesuai aturan.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada Pak Menko Manves karena arahan Pak Menko optimalisasi produk samping pengolahan timah mulai dikerjakan dengan payung hukum yang sudah ada, selain itu penguatan pengawasan, pengendalian, dan penegakan hukum pun harus berjalan dengan baik” kata Hendrian sesusai mengikuti Rapat Koordinasi tentang isu – isu lingkungan, Selasa (2/8) di Belitung.

Baca Juga :  Teguh Santosa Jadi Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia dan Korea Utara

Dalam perjalanannya, logam tanah jarang (LTJ) sudah dilakukan penelitian tahun 2018 tapi samplenya masih harus disempurnakan. Konsentrasi itu salah satunya dititik beratkan di Bangka Belitung karena beberapa senyawa pembentuk LTJ di Bangka Belitung jauh lebih besar dari mineral monasit yang ada di negara lain seperti Myanmar.

Baca Juga :  Faisal Basri : Larangan Ekspor Timah Akan Mensejahterakan Asing

“Saya mendapat informasi teknis terkait LTJ, berdasarkan penelitian tahun 2018 sample-ingnya harus disempurnakan. Beberapa senyawa pembentuk ltj dibangka jauh lebih besar dari mineral monasit yang kita dapatkan di myanmar dan negara lain,” Kata Hendrian.

“Jika indikasi ini benar, dengan metodologi lebih dalam. Maka ini harus jadi penguat kita agar lebih optimal untuk memanfaatkan LTJ,” lanjut Hendrian.

Dalam diskusi panel Hendrian menjelaskan perjanjian kerjasama (PKS) 5 pihak tersebut bertujuan untuk melakukan riset tentang LTJ. Perencanaan riset diawali dengan dijadikan objek verifikasi pengolahan, pilot plan akan dilaksanakan di Kawasan Nuklir Pasar Jumat. Disana sudah mempunyai teknologi untuk pemisahan Thorium, dan sebagainya dari monasit itu sendiri.

Baca Juga :  Jokowi Angkat Suara Demo Penundaan Pemilu 2024

Ada beberapa tahapan riset yang akan dilakukan mulai dari tahun 2022 sampai 2024, meliputi tahap awal 2022 untuk memverifikasi dan memvalidasi kinerja proses pengolahan monasit menjadi LTJ. Selanjutnya 2022-2023 tahapan demoplan LTJ Oksida. Sampai pada 2024 masuk ke tahapan pelaksanaan demoplan logam tanah jarang Oksida. (BYU)

Berita Terkait

Kejagung Bidik Kementerian ESDM dan KLHK Dalam Kasus Korupsi Komoditas Timah Sebagai Regulator
Warga dan Tokoh Gunung Kidul Nilai Badko HMI dan Pihak Lainnya Numpang Viral Kritik Pembangunan Resort Gunung Kidul
KPK Tetapkan M Suryo Tersangka Korupsi DJKA
Annalisee Big Data Menghadirkan Sistem Pendeksi Buzzer untuk Tahun Pemilu kepada Mahasiswa dan Tiga Perwakilan Capres
Dugaan Korupsi di PT Timah Tbk: Penyidik Kejaksaan Agung Periksa Lima Saksi dalam Kasus Penyimpangan Perdagangan Timah 2015-2022
Maju Sebagai Caketum PBPSI, Alvin Kennedy Didukung 17 Pengurus Provinsi
KPK Beberkan Aliran Uang Panas untuk Pengusaha M Suryo dari Proyek Jalur Kereta
Dua Kader BMI Babel Dilatih Jadi Juru Kampanye Tingkat Nasional

Berita Terkait

Senin, 19 Februari 2024 - 22:16 WIB

Kejagung Bidik Kementerian ESDM dan KLHK Dalam Kasus Korupsi Komoditas Timah Sebagai Regulator

Sabtu, 30 Desember 2023 - 12:25 WIB

Warga dan Tokoh Gunung Kidul Nilai Badko HMI dan Pihak Lainnya Numpang Viral Kritik Pembangunan Resort Gunung Kidul

Sabtu, 25 November 2023 - 00:43 WIB

KPK Tetapkan M Suryo Tersangka Korupsi DJKA

Jumat, 10 November 2023 - 16:48 WIB

Annalisee Big Data Menghadirkan Sistem Pendeksi Buzzer untuk Tahun Pemilu kepada Mahasiswa dan Tiga Perwakilan Capres

Senin, 6 November 2023 - 22:03 WIB

Dugaan Korupsi di PT Timah Tbk: Penyidik Kejaksaan Agung Periksa Lima Saksi dalam Kasus Penyimpangan Perdagangan Timah 2015-2022

Kamis, 26 Oktober 2023 - 16:40 WIB

Maju Sebagai Caketum PBPSI, Alvin Kennedy Didukung 17 Pengurus Provinsi

Selasa, 19 September 2023 - 23:21 WIB

KPK Beberkan Aliran Uang Panas untuk Pengusaha M Suryo dari Proyek Jalur Kereta

Selasa, 8 Agustus 2023 - 20:51 WIB

Dua Kader BMI Babel Dilatih Jadi Juru Kampanye Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Headline

Apple Didenda $2 Miliar karena Menipu Pelanggan Musik

Senin, 4 Mar 2024 - 22:11 WIB