KPK Panggil Pengusaha Suryo Untuk Bersaksi di Sidang Suap Proyek Kemenhub

- Redaksi

Kamis, 3 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi KPK

Ilustrasi KPK

Jakarta, Newsroom.id – Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil Pengusaha asal Yogyakarta, M Suryo untuk menjadi saksi di sidang lanjutan perkara dugaan suap terkait proyek pembangunan jalur kereta api pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

Pengusaha Suryo diminta hadir memberikan keterangannya untuk terdakwa Dion Renato Sugiarto (DRS). Sedianya, sidang lanjutan terkait kasus dugaan suap proyek jalur kereta api tersebut digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Semarang.

“(Saksi Suryo) dipanggil besok Kamis di (Pengadilan) Semarang. Kita tunggu sidang besok,” kata Jaksa KPK, Agus Prasetya Raharja saat dikonfirmasi, Rabu (2/8/2023).

BACA JUGA Program CSR Ini Antarkan PT SBS Raih Penghargaan Nasional

Belum diketahui apa yang bakal didalami tim jaksa KPK terhadap keterangan M Suryo di persidangan besok. Namun memang, nama M Suryo pernah disebut dalam surat dakwaan Direktur Utama (Dirut) PT Istana Putra Agung (PT IPA), Dion Renato Sugiarto.

Baca Juga :  KPK Tetapkan M Suryo Tersangka Korupsi DJKA

Dion Renato Sugiarto merupakan terdakwa penyuap Pejabat Ditjen Perkeretaapian. KPK sebelumnya memastikan bakal menguraikan keterlibatan pihak lain, termasuk M Suryo lewat pemeriksaan saksi-saksi di persidangan.

Dalam surat dakwaan Dion Renato Sugiarto yang dibacakan tim jaksa pada, 6 Juli 2023 di Pengadilan Negeri Semarang, Suryo disebut sebagai pihak yang sudah memesan proyek pekerjaan Jalur Ganda KA antara Solo Balapan – Kadipiro – Kalioso KM 96+400 sampai dengan KM 104+900 (JGSS 6) senilai Rp164,515 miliar.

BACA JUGA : Generasi Mencari Cuan, Aquina: Gen Z Harus Punya 3S

Suryo menggunakan bendera perusahaan PT Calista Perkasa Mulia untuk mendapatkan proyek tersebut. Namun ternyata ada syarat yang tidak dipenuhi oleh PT Calista Perkasa Mulia saat proses evaluasi terkait lelang proyek tersebut.

Balai Teknik Perkeretapian (BTP) kemudian menunjuk perusahaan kontraktor lain untuk menggarap proyek tersebut. Adapun, perusahaan pengganti PT Calista Perkasa Mulia yakni PT Istana Putra Agung yang merupakan perusahaan pendamping lelang sebagai pemenang proyek JGSS 6.

Baca Juga :  Perawatan Medis Berusia Puluhan Tahun Terkait dengan Penyakit Alzheimer

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Tengah (Jabagteng), Bernard Hasibuan lantas mengajak Dion Renato Sugiarto bertemu dan menyampaikan PT Istana Putra Agung akan ditetapkan sebagai pemenang paket JGSS 6.

BACA JUGA : Suara Gen Z Tidak Bisa Dibeli

Namun, Dion diberikan syarat untuk menyerahkan uang yang diistilahkan sleeping fee untuk Suryo sebesar Rp11 miliar. Atas syarat itu, Dion menyanggupinya. Duit itu kemudian diserahkan kepada Suryo melalui perantara.

Dari jumlah permintaan Rp 11 miliar itu, Dion hanya merealisasikan pemberian sleeping fee untuk Suryo sebesar Rp 9,5 miliar. Selain di kasus DJKA Kemenhub, nama Muhammad Suryo juga sempat disebut oleh Dewan Pengawas (Dewas) KPK dalam kasus kebocoran dokumen penyelidikan di Kementerian ESDM.

Baca Juga :  Kenakan Kemeja Putih, Cak Imin Penuhi Panggilan KPK

“Saat diperiksa oleh Dewas, saudara Muhammad Idris Froyoto Sihite menyatakan bahwa pernyataannya yang menyatakan kalau tiga lembar kertas yang ditemukan oleh penyidik berasal dari pak menteri dan dari pak Firli diubah menjadi diterima dari seseorang pengusaha yang bernama Suryo,” kata Ketua Dewas KPK Tumpak Hatarongan Panggabean Senin, (19/6/2023) lalu.

BACA JUGA : BPJ Tegaskan Tata Kelola Nikel Mencontoh Dari Timah

Pelaksana harian (Plh) Direktur Jenderal (Dirjen) Minerba Kementerian ESDM, M Idris Froyoto Sihite menyebut Suryo sebagai pihak pemberi dokumen penyelidikan yang sedang dilakukan oleh KPK. Padahal, dokumen penyelidikan KPK bersifat rahasia.

Penyidik KPK saat itu sedang melakukan penggeledahan di rumah dan kendaraan milik M Idris Froyoto Sihite terkait dugaan korupsi manipulasi dana tunjangan kinerja (tukin) pegawai Kementerian ESDM.

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Apple Didenda $2 Miliar karena Menipu Pelanggan Musik
Pria ditangkap karena dicurigai menyanyikan tragedi saat derby Manchester di Liga Premier
Politisi Menuntut Jawaban Saat The Body Shop Menutup Toko yang Menguntungkan
Caitlin Clark mengaku sulit menerima gelar pencetak gol terbanyak sepanjang masa NCAA
Bangladesh memenangkan undian tersebut, menempatkan Sri Lanka sebagai pemukul di seri pembuka seri T20
Ketua Hak Asasi Manusia PBB mendesak diakhirinya 'penindasan' terhadap suara-suara independen di Rusia setelah kematian Navalny
Genosida Israel yang didukung AS di Gaza memasuki hari ke-150
Serangan baru Israel, kampanye penangkapan di Tepi Barat

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 22:11 WIB

Apple Didenda $2 Miliar karena Menipu Pelanggan Musik

Senin, 4 Maret 2024 - 21:40 WIB

Pria ditangkap karena dicurigai menyanyikan tragedi saat derby Manchester di Liga Premier

Senin, 4 Maret 2024 - 21:09 WIB

Politisi Menuntut Jawaban Saat The Body Shop Menutup Toko yang Menguntungkan

Senin, 4 Maret 2024 - 20:02 WIB

Caitlin Clark mengaku sulit menerima gelar pencetak gol terbanyak sepanjang masa NCAA

Senin, 4 Maret 2024 - 19:22 WIB

Bangladesh memenangkan undian tersebut, menempatkan Sri Lanka sebagai pemukul di seri pembuka seri T20

Senin, 4 Maret 2024 - 17:47 WIB

Genosida Israel yang didukung AS di Gaza memasuki hari ke-150

Senin, 4 Maret 2024 - 17:09 WIB

Serangan baru Israel, kampanye penangkapan di Tepi Barat

Senin, 4 Maret 2024 - 16:38 WIB

Bagaimana Uap Air Menulis Ulang Kisah Pembentukan Planet

Berita Terbaru

Headline

Apple Didenda $2 Miliar karena Menipu Pelanggan Musik

Senin, 4 Mar 2024 - 22:11 WIB