Hamas bermaksud menghentikan perundingan dan menyerukan agar bantuan dikirim ke Gaza utara terlebih dahulu

- Redaksi

Minggu, 18 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAZA, (Foto)

Sumber informasi Hamas mengatakan bahwa Gerakan tersebut bermaksud untuk menunda perundingan gencatan senjata sampai bantuan mendesak dikirimkan ke bagian utara Jalur Gaza – di mana sejumlah warga sipil, termasuk anak-anak, sudah mati kelaparan.

“Negosiasi tidak dapat dilakukan ketika kelaparan melanda rakyat Palestina,” kata sumber tersebut.

Sekitar 700.000 warga Palestina di Gaza dan wilayah Gaza utara menderita kelaparan mutlak akibat kampanye kelaparan yang dilancarkan oleh tentara pendudukan Israel sebagai bagian dari perang genosida di wilayah yang terkepung yang dimulai Oktober lalu.

Khususnya di wilayah utara, warga Palestina terpaksa menggiling pakan ternak menjadi tepung dan terkadang mencampurkannya dengan sedikit jagung atau gandum untuk memberi makan diri mereka sendiri dan anak-anak mereka.

Program Pangan Dunia (WFP) telah memperingatkan bahwa warga Gaza semakin mendekati bencana kelaparan skala besar, terutama di bagian utara wilayah pesisir yang dilanda perang karena lembaga-lembaga bantuan tidak dapat masuk ketika tentara Israel terus membom dan menembaki konvoi internasional. . .

Kepala badan kemanusiaan PBB OCHA di wilayah Palestina, Andrea De Domenico, mengatakan dia “tidak tahu” bagaimana sekitar 300.000 orang yang masih berada di wilayah utara bisa bertahan hidup.

“Apa yang berhasil kami keluarkan tidaklah cukup. Ini murni kesengsaraan,” tambahnya dalam pernyataan pers baru-baru ini.



NewsRoom.id

Berita Terkait

Perhiasan Berlian yang Dikembangkan Lab Meningkatkan Penjualan Kay, Zales, dan Jared Sebesar 6%
Ilmuwan Menangkap Partikel Hantu yang Mengubah Atom Jauh di Bawah Tanah
Ilmuwan Menemukan Titik Lemah yang Mengejutkan pada Penyakit Genetik Langka
AS Curang pada Drone Shahed-136 Iran
Dunia Sapi Laut yang Hilang Muncul Kembali di Bawah Gurun Qatar
Senyawa Cokelat Hitam Terkait Dengan Memperlambat Penuaan
Mereka Tidak Ingin Perekonomian Negara Kita Bangkit
Monev TA 2025: Kunci Transparansi dan Keberhasilan Pembangunan di Kampung Rantau Jaya

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 02:05 WIB

Perhiasan Berlian yang Dikembangkan Lab Meningkatkan Penjualan Kay, Zales, dan Jared Sebesar 6%

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:34 WIB

Ilmuwan Menangkap Partikel Hantu yang Mengubah Atom Jauh di Bawah Tanah

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:03 WIB

Ilmuwan Menemukan Titik Lemah yang Mengejutkan pada Penyakit Genetik Langka

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:01 WIB

AS Curang pada Drone Shahed-136 Iran

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:58 WIB

Dunia Sapi Laut yang Hilang Muncul Kembali di Bawah Gurun Qatar

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:25 WIB

Mereka Tidak Ingin Perekonomian Negara Kita Bangkit

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:52 WIB

Monev TA 2025: Kunci Transparansi dan Keberhasilan Pembangunan di Kampung Rantau Jaya

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:21 WIB

Setelah 50 Tahun, Ahli Kimia MIT Akhirnya Mensintesis Senyawa Anti Kanker yang Sulit Didapat

Berita Terbaru

Headline

AS Curang pada Drone Shahed-136 Iran

Kamis, 11 Des 2025 - 00:01 WIB