Hebohnya, Siswa SMA Berprestasi di Medan Tak Dapat Nilai, Diduga Gara-gara Ayahnya Laporkan Pemerasan ke Kepala Sekolah

- Redaksi

Minggu, 23 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NewsRoom.id – Hebatnya, seorang siswa SMA Negeri 8 Medan bernama Maulidza Sari Febriyanti tidak masuk kelas diduga karena ayahnya melaporkan pihak sekolah terkait pemerasan ke polisi.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Choky Indra, ayah siswa tersebut, datang ke sekolah untuk memprotes keputusan tersebut saat pembagian rapor, Sabtu (22/6/2024).

Ia menduga putranya dinyatakan tidak bisa masuk kelas akibat laporannya ke polisi terkait kasus dugaan pemerasan dan korupsi yang dilakukan kepala sekolah.

Padahal, berdasarkan keterangan Choky, putranya yang duduk di kelas XI MIA 3 itu memiliki nilai bagus.

Namun, alasan pihak sekolah memutuskan Maulidza harus tetap bersekolah karena sering bolos.

“Sebelumnya saya lapor kepala sekolah atas dugaan korupsi dan pemerasan. “Karena saya tidak mau rujuk dengan dia, kami pikir itu sebabnya anak saya harus bolos sekolah, tapi alasannya karena dia sering bolos,” kata Choky.

Dikutip dari Tribun-Medan.com, nyatanya nilai rapor siswa tersebut melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).

Misalnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Kerajinan, siswi tersebut mendapat nilai A.

Namun dalam rapor jelas disebutkan Maulidza duduk di kelas XI. Dengan catatan dari wali kelas untuk meningkatkan prestasi dan mengurangi ketidakhadiran.

Maulidza mengaku sudah tiga kali dipanggil kepala sekolah untuk menanyakan kabar ayahnya.

“Dua minggu lalu saya ditanya lagi, adakah yang bisa saya bantu? Karena masalah ketidakhadiran saya. Sedangkan ketidakhadiran di Kemendikbud sebesar 75 persen, ketidakhadiran sebesar 25 persen. Tapi ketidakhadiran saya masih 10 persen. “Tapi saya tertinggal di kelas,” kata Maulidza.

Diketahui, sebelumnya Choky sempat melaporkan Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Medan atas dugaan pungutan liar.

Laporan tersebut juga dibuktikan dengan jawaban Polda Sumut melalui terbitnya Surat Pemberitahuan Perkembangan Dumas yang diterbitkan pada 5 April lalu.

“Iya, saya lapor kepala sekolah ini. Karena melanggar peraturan menteri dan pemerintah. Sebelumnya saya sudah lapor ke dinas, tapi tidak ada tindakan. Dan karena perbuatannya melanggar hukum, saya laporkan ke Polda. atas dugaan korupsi dan pungutan liar. Pasal Peraturan Menteri “3 ayat 1 a dan ayat 2 menyatakan bahwa kepala sekolah harus membuat RAPPS terlebih dahulu sebelum berhak memungut biaya pendidikan. Ternyata tidak ada,” jelas Choky.

Choky mengungkapkan kekecewaannya terhadap sekolah tersebut.

Dia mengatakan putranya membayar penuh biaya sekolah, artinya dia tidak menerima bantuan pemerintah sebesar Rp. 35 ribu per bulan yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin.

“Saya juga meneruskannya ke Polda. Tahun ini saya melaporkan. “Sekarang dalam tahap penyidikan dan sudah diperiksa,” kata Choky.

Saat didatangi, pihak sekolah bungkam saat ditanya soal tidak naik kelasnya Maulidza. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Rencus Sinabariba enggan memberikan keterangan kepada jurnalis.

“Saya tidak tahu, Tuan,” ucap Rencus sebelum akhirnya memutuskan untuk masuk ke dalam ruangan.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 8 diketahui sedang berada di luar kota. Dia mengatakan kepada wartawan, dia akan memberikan informasi pada Senin depan.

“Senin saja,” tutupnya.

NewsRoom.id

Berita Terkait

Warriors' Curry (paha) diperkirakan akan kembali pada hari Jumat vs Wolves
Steph Curry menghimbau Jonathan Kuminga untuk tidak ‘kehilangan semangat’ saat tidak bermain
Kyle Richards mengonfirmasi bahwa dia sedang menjalin hubungan setelah perpisahan Mauricio Umansky
Kutipan hari ini oleh Keanu Reeves: 'Bersyukurlah atas masa-masa sulit, itu hanya bisa membuatmu lebih kuat'
Tak Hanya 12 Tahun Penjara, 6 Polisi Penganiaya Eagle Eye Hingga Tewas Terancam Dipecat dari Polri
Ternyata Ini Motif 6 Pelaku Penganiaya 2 Debt Collector Hingga Tewas di Kalibata, Jakarta Selatan
WWE NXT: 9 Desember 2025
Pratinjau Game #25 – Timberwolves di Warriors

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:54 WIB

Warriors' Curry (paha) diperkirakan akan kembali pada hari Jumat vs Wolves

Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:23 WIB

Steph Curry menghimbau Jonathan Kuminga untuk tidak ‘kehilangan semangat’ saat tidak bermain

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:52 WIB

Kyle Richards mengonfirmasi bahwa dia sedang menjalin hubungan setelah perpisahan Mauricio Umansky

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:21 WIB

Kutipan hari ini oleh Keanu Reeves: 'Bersyukurlah atas masa-masa sulit, itu hanya bisa membuatmu lebih kuat'

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:50 WIB

Tak Hanya 12 Tahun Penjara, 6 Polisi Penganiaya Eagle Eye Hingga Tewas Terancam Dipecat dari Polri

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:48 WIB

WWE NXT: 9 Desember 2025

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:17 WIB

Pratinjau Game #25 – Timberwolves di Warriors

Sabtu, 13 Desember 2025 - 08:46 WIB

Setelah ijazah Jokowi, kini tim Roy Suryo dan Dokter Tifa mengincar ijazah Wakil Presiden Gibran

Berita Terbaru