Melakukan hubungan seksual dengan anak di bawah umur, petugas polisi ditetapkan sebagai tersangka dan diancam akan dipecat

- Redaksi

Sabtu, 1 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NewsRoom.id – Salah satu anggota polisi Bripka SR yang berdomisili di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku dilaporkan keluarga korban, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur, Sabtu (04/05/2024).

Dalam kasus ini, anggota polisi Bripka SR yang diduga pelaku kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kini telah diamankan penyidik ​​Unit Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau Lease.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Kapolda Maluku Irjen Polisi Drs. Lotharia Latif sejak awal memerintahkan Kapolres Ambon untuk memproses hukum baik secara pidana maupun etik dan tidak ada perlakuan khusus terhadap petugas Polri.

Kapolda sejak awal memerintahkan agar pelaku ini diadili secara hukum, baik sesuai hukum pidana maupun kode etik Polri, kata Plt Kabid Humas Polda Maluku, AKBP. Aries Aminnullah di Ambon, Jumat (31/5/2024).

Sejak awal, pelaku langsung ditahan di Rutan Polres Ambon setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Ia menjadi tersangka setelah penyidik ​​memperoleh dua alat bukti terkait perbuatan asusila tersebut. “Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polres Ambon.

Saat ini penyidik ​​sedang dalam proses mengajukan berkas ke kejaksaan, kata AKBP Aries.

Selain tuntutan pidana, AKBP Aries mengaku para pelaku juga diproses sesuai kode etik profesi Polri. Untuk kode etik, pelaku sudah diperiksa penyidik ​​Propam Polda Maluku dengan ancaman pemecatan dari dinas Polri. Penanganan kode etik profesi tersangka sudah diperiksa. Penyidik ​​juga sudah selesai memeriksa 5 orang saksi, ujarnya.

Saat ini, proses pemberkasan yang dilakukan penyidik ​​Propam Polda Maluku telah selesai dan akan segera didengarkan kode etiknya. “Proses pemberkasannya sudah selesai dan kini tinggal menunggu jadwal sidang,” ujarnya.

Tersangka sendiri dikenakan Pasal 8 huruf (c) dan Pasal 13 huruf (d) Perpol 7 Tahun 2022 tentang kode etik profesi Polri dalam hal pelanggaran etika kepribadian tentang kewajiban dan larangan serta Pasal 14 ayat ( 1) huruf (b) PP RI Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri.

Sekadar informasi, Bripka SR melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap anak berusia 8 tahun. Kasus ini terungkap setelah ibu korban melihat perubahan pada putrinya. Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi pada Minggu, 5 Mei 2024.

“Kasus ini sudah menjadi perhatian Kapolda. Kapolda menginstruksikan agar kasus ini ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku, baik kode etik pidana maupun kepolisian.

Kapolda juga memerintahkan Kapolda Ambon untuk memberikan perhatian khusus kepada para korban dan keluarganya untuk mendapatkan pendampingan psikologis serta penguatan dan pengamanan oleh unit PPA Polres Ambon, pungkas AKBP Aries.

NewsRoom.id

Berita Terkait

“Mimpi Seorang Ahli Paleontologi”: Terobosan yang Mengubah Cara Kita Mengencani Dinosaurus
Batuan Bulan Mengungkapkan Petunjuk Menakjubkan Tentang Planet yang Hilang
Penggabungan File PDF Kini Bisa Dilakukan dalam 30 Detik, Gratis dan Tanpa Aplikasi Tambahan
Penggabungan File PDF Kini Bisa Dilakukan dalam 30 Detik, Gratis dan Tanpa Aplikasi Tambahan
Studi Baru Memperingatkan: Pada tahun 2100, Terumbu Karang Bisa Disusul oleh Alga
Hiu Purba Raksasa Ditemukan di Australia Mengejutkan Para Ilmuwan
Mulai Kelaparan dan Krisis Pangan! Warga di Sibolga dan Tapteng mulai menjarah minimarket
Detik-detik Truk Sayap Melaju di Cikampek, Menyeret 13 Kendaraan

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 23:29 WIB

“Mimpi Seorang Ahli Paleontologi”: Terobosan yang Mengubah Cara Kita Mengencani Dinosaurus

Minggu, 30 November 2025 - 22:58 WIB

Batuan Bulan Mengungkapkan Petunjuk Menakjubkan Tentang Planet yang Hilang

Minggu, 30 November 2025 - 22:27 WIB

Penggabungan File PDF Kini Bisa Dilakukan dalam 30 Detik, Gratis dan Tanpa Aplikasi Tambahan

Minggu, 30 November 2025 - 21:56 WIB

Penggabungan File PDF Kini Bisa Dilakukan dalam 30 Detik, Gratis dan Tanpa Aplikasi Tambahan

Minggu, 30 November 2025 - 19:52 WIB

Studi Baru Memperingatkan: Pada tahun 2100, Terumbu Karang Bisa Disusul oleh Alga

Minggu, 30 November 2025 - 18:18 WIB

Mulai Kelaparan dan Krisis Pangan! Warga di Sibolga dan Tapteng mulai menjarah minimarket

Minggu, 30 November 2025 - 15:43 WIB

Detik-detik Truk Sayap Melaju di Cikampek, Menyeret 13 Kendaraan

Minggu, 30 November 2025 - 13:08 WIB

Nanodrop Hidung Baru Membasmi Tumor Otak pada Tikus

Berita Terbaru