Minuman Beralkohol Paling Populer di Rusia — RT Rusia & Bekas Uni Soviet

- Redaksi

Jumat, 23 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bir telah menyumbang lebih dari 50% dari total penjualan alkohol nasional sejak awal tahun 2024, menurut sebuah laporan

Bir adalah minuman beralkohol paling populer di kalangan orang Rusia, menyumbang 51% dari total penjualan alkohol sejak awal tahun, kantor berita kota Moskow melaporkan pada hari Kamis, mengutip data dari perusahaan IT Atol.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Anggur adalah produk alkohol kedua yang paling banyak dikonsumsi di negara ini dan menyumbang 23% penjualan dalam kategori minuman keras, kata laporan itu.

Vodka, minuman nasional Rusia, mulai kehilangan pangsa pasarnya terhadap minuman beralkohol rendah lainnya dalam penjualan domestik, dengan pangsa pasar hanya 6%. Gin dan rum masing-masing memiliki pangsa pasar 5%, sementara minuman beralkohol lainnya menguasai 10% sisanya.

Secara keseluruhan, permintaan terbesar untuk minuman beralkohol tercatat pada bulan Juni, menyumbang 18% dari total penjualan dalam kategori tersebut, menurut Atol, sebuah perusahaan IT yang memproduksi peralatan dan solusi perangkat lunak untuk sektor ritel.

Wakil Perdana Menteri Rusia Tatyana Golikova mengatakan bulan lalu bahwa konsumsi alkohol di negara itu hampir berkurang setengahnya sejak 2009, dengan asupan turun dari 14 menjadi delapan liter per kapita.

BACA SELENGKAPNYA:
Konsumsi alkohol di Rusia hampir berkurang setengahnya sejak 2009 – wakil PM

Mantan Menteri Kesehatan Golikova mencatat bahwa otoritas Rusia telah mengembangkan pusat-pusat kesehatan dan kantor-kantor konsultasi untuk perawatan pencegahan sejak 2009. Kampanye informasi untuk meningkatkan kesadaran publik juga telah diluncurkan.

“Kami mulai berbicara tentang kebutuhan dasar untuk mengubah gaya hidup kita dalam kerangka proyek nasional 'Kesehatan',” Golikova mengatakan, seraya menambahkan bahwa konsumsi tembakau juga telah menurun secara signifikan selama 15 tahun terakhir.

Anda dapat membagikan cerita ini di media sosial:

Jaringan NewsRoom.id

NewsRoom.id

Berita Terkait

Perhiasan Berlian yang Dikembangkan Lab Meningkatkan Penjualan Kay, Zales, dan Jared Sebesar 6%
Ilmuwan Menangkap Partikel Hantu yang Mengubah Atom Jauh di Bawah Tanah
Ilmuwan Menemukan Titik Lemah yang Mengejutkan pada Penyakit Genetik Langka
AS Curang pada Drone Shahed-136 Iran
Dunia Sapi Laut yang Hilang Muncul Kembali di Bawah Gurun Qatar
Senyawa Cokelat Hitam Terkait Dengan Memperlambat Penuaan
Mereka Tidak Ingin Perekonomian Negara Kita Bangkit
Monev TA 2025: Kunci Transparansi dan Keberhasilan Pembangunan di Kampung Rantau Jaya