Turki Ancam Blokir Telegram – Media — NewsRoom.id

- Redaksi

Senin, 12 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aplikasi perpesanan tersebut mengabaikan tuntutan Ankara untuk menutup saluran yang menjual pornografi anak dan narkoba, klaim surat kabar Takvim.

Turki kemungkinan akan memblokir Telegram karena aplikasi pengiriman pesan itu diduga gagal bekerja sama dengan otoritas negara, demikian klaim surat kabar Takvim. Perusahaan itu dilaporkan gagal menanggapi lebih dari 1.000 pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Otoritas Teknologi Informasi dan Komunikasi (BTK) Turki.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Pada hari Sabtu, Ankara mengatakan pihaknya telah memulihkan akses ke platform media sosial populer lainnya, Instagram, menyusul larangan sembilan hari yang diberlakukan awal bulan ini karena dugaan penyensoran.

Turki juga pernah memblokir sementara beberapa platform dan situs web lainnya. Pada tahun 2014, otoritas negara itu melarang Twitter dan YouTube masing-masing selama dua minggu dan dua bulan. Wikipedia dilarang pada tahun 2017 hingga larangan tersebut dicabut pada tahun 2020 berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Turki.

Dalam sebuah artikel pada hari Minggu, Takvim mengklaim bahwa BTK telah berulang kali menghubungi Telegram, menuntut agar Telegram menutup sejumlah saluran yang menjual narkoba dan konten pornografi, termasuk video yang melibatkan anak-anak. Pejabat di Ankara juga dilaporkan mempermasalahkan saluran yang diduga memfasilitasi perjudian dan prostitusi ilegal.

Telegram Mendekati Satu Miliar Pengguna – Pendiri

Surat kabar tersebut melaporkan bahwa aplikasi perpesanan tersebut sejauh ini menolak untuk mengungkapkan identitas pelanggan dan administrator saluran tersebut kepada otoritas Turki.

Menurut Daily Sabah, ada sekitar delapan juta pengguna Telegram di Turki, menjadikannya salah satu pasar aplikasi perpesanan terbesar.

Pada awal Agustus, BTK membatasi akses ke Instagram setelah Fahrettin Altun, kepala komunikasi negara itu, mengkritik jaringan milik Meta karena diduga mencegah “Orang-orang yang mengunggah ucapan belasungkawa” menyusul terbunuhnya pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh dalam serangan yang diduga dilakukan Israel di Teheran akhir bulan lalu.

Altun mengklaim pada saat itu bahwa “Ini adalah upaya penyensoran yang sangat jelas dan nyata,” berjanji untuk mengambil sikap terhadap platform media sosial yang “melayani sistem eksploitasi dan ketidakadilan global.”

Namun, pada hari Sabtu, otoritas Turki mencabut larangan tersebut, dengan Menteri Transportasi dan Infrastruktur Abdulkadir Uraloglu mengatakan dalam sebuah posting di X (sebelumnya Twitter) bahwa Instagram telah “berjanji untuk bekerja sama guna memenuhi tuntutan kami terkait pengkatalogan kejahatan dan penyensoran yang diberlakukan kepada pengguna.”

Anda dapat membagikan cerita ini di media sosial:

Jaringan NewsRoom.id

NewsRoom.id

Berita Terkait

Starbucks Strike Memasuki Kebuntuan Minggu Ketiga Dengan Kedua Sisi Bertahan Kuat
Gandum Baru yang Dapat Menyuburkan Sendiri Dapat Mengubah Pertanian
Algoritma Baru Mengungkap Rahasia Kimia di Balik Propilena yang Lebih Murah dan Bersih
Evakuasi Korban Banjir Hampir Rampung di Pidie Jaya, Logistik Udara Dikerahkan ke Daerah Terisolasi
3 Alasan Roy Suryo Cs Tolak Mediasi dengan Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu, Enggan Minta Maaf
“Mimpi Seorang Ahli Paleontologi”: Terobosan yang Mengubah Cara Kita Mengencani Dinosaurus
Batuan Bulan Mengungkapkan Petunjuk Menakjubkan Tentang Planet yang Hilang
Penggabungan File PDF Kini Bisa Dilakukan dalam 30 Detik, Gratis dan Tanpa Aplikasi Tambahan

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 03:37 WIB

Starbucks Strike Memasuki Kebuntuan Minggu Ketiga Dengan Kedua Sisi Bertahan Kuat

Senin, 1 Desember 2025 - 03:06 WIB

Gandum Baru yang Dapat Menyuburkan Sendiri Dapat Mengubah Pertanian

Senin, 1 Desember 2025 - 02:35 WIB

Algoritma Baru Mengungkap Rahasia Kimia di Balik Propilena yang Lebih Murah dan Bersih

Senin, 1 Desember 2025 - 02:04 WIB

Evakuasi Korban Banjir Hampir Rampung di Pidie Jaya, Logistik Udara Dikerahkan ke Daerah Terisolasi

Senin, 1 Desember 2025 - 01:33 WIB

3 Alasan Roy Suryo Cs Tolak Mediasi dengan Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu, Enggan Minta Maaf

Minggu, 30 November 2025 - 22:58 WIB

Batuan Bulan Mengungkapkan Petunjuk Menakjubkan Tentang Planet yang Hilang

Minggu, 30 November 2025 - 22:27 WIB

Penggabungan File PDF Kini Bisa Dilakukan dalam 30 Detik, Gratis dan Tanpa Aplikasi Tambahan

Minggu, 30 November 2025 - 21:56 WIB

Penggabungan File PDF Kini Bisa Dilakukan dalam 30 Detik, Gratis dan Tanpa Aplikasi Tambahan

Berita Terbaru