Irak Akan Beli Sistem Pertahanan Udara Canggih dari Korea Selatan – NewsRoom.id

- Redaksi

Sabtu, 14 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komando Angkatan Darat Irak mengungkapkan rincian kesepakatan pembelian sistem pertahanan udara dari Korea Selatan, dengan menekankan pentingnya: “Mendukung kedaulatan nasional dan melindungi wilayah udara Irak dari segala agresi.”

Rabu lalu, media Korea Selatan melaporkan bahwa Irak adalah negara terakhir di Timur Tengah yang meminta pembelian sistem tersebut dan Menteri Pertahanan Irak Thabet Al-Abbasi bermaksud untuk memperoleh sistem tersebut untuk Irak “secepat mungkin,” dengan mencatat: “Delapan baterai akan dipasok ke Irak pada tahap pertama.”

Kesepakatan itu bernilai $2,6 miliar, dengan Irak harus membayar secara mencicil.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Panglima Pertahanan Udara Irak Mayor Jenderal Muhannad Ghaleb Al-Asadi menekankan bahwa sistem rudal permukaan-ke-udara jarak menengah (M-SAM) dinilai sangat canggih, dan menyatakan bahwa Irak telah mencapai: “Kesepakatan yang produktif dengan perusahaan Korea LIG dan pemerintah Republik Korea untuk membeli sejumlah sistem ini, guna melindungi wilayah udara Irak.”

BACA: Irak membeli helikopter militer dari Prancis

Al-Asadi menambahkan dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh pejabat tersebut Kantor Berita Irak (KAPAN) pada Kamis malam: “Baterai ini dijadwalkan tiba di Irak secara bertahap selama beberapa tahun ke depan. Pembiayaan sistem ini akan dilakukan secara bertahap, karena akan memberikan Komando Pertahanan Udara kemampuan tinggi karena pentingnya dalam mendukung kedaulatan nasional dan melindungi wilayah udara dari segala bentuk agresi.”

“Terdapat tingkat kesepahaman yang tinggi antara Kementerian Pertahanan dan mitranya dari Korea Selatan dalam hal ini,” lanjutnya, seraya menjelaskan: “Baterai rudal pertama akan tiba tahun depan untuk memulai pelatihan kader tempur dan teknis Irak sebagai insinyur dan teknisi pada bulan keempat atau keenam tahun depan di Republik Korea Selatan di perusahaan-perusahaan manufaktur.”

“Kader khusus untuk baterai ini akan berasal dari Irak, yang berarti penggunaan pengisian dan penggunaan operasional baterai, sedangkan kader teknik akan berasal dari teknisi Irak,” tambahnya: “Masa pelatihan mereka berlangsung selama 4-8 bulan, tergantung pada masing-masing spesialisasi.”

Pada pertengahan Maret, pemerintah Irak mengumumkan pengiriman sejumlah komite teknis dan militer ke sejumlah negara untuk membeli sistem pertahanan udara, karena partai-partai Irak dalam Kerangka Koordinasi yang berkuasa menuduh AS mencegah Irak memiliki sistem pertahanan udara canggih apa pun untuk mempertahankan “kendali atas wilayah udaranya.”

BACA: Irak dan AS sepakati rencana penarikan militer pada akhir 2026

Jaringan NewsRoom.id

NewsRoom.id

Berita Terkait

Ilmuwan Menemukan Pola Glasial Mengejutkan yang Tersembunyi di Mars
750 Juta Orang Terancam Punah: Studi Baru Memperingatkan Kelangkaan Air Ekstrim Lebih Dekat Dari Yang Kita Perkirakan
Kemenag Aceh Salurkan Bantuan kepada ASN Terdampak Banjir di Pidie-Pidie Jaya
Rais Aam Bentuk Tim Pencari Fakta Dugaan Skandal Gus Yahya, Ada TPPU Mardani H Maming
Data Black Friday Menunjukkan Penjualan Online Kuat, Hasil Toko Bervariasi
Bahan Hibrid Aneh Yang Dapat Meningkatkan Komputasi Fotonik
Prediksi Fisika Paling Aneh: Peneliti Mengusulkan Cara untuk Akhirnya “Melihat” Kehangatan Ruang Vakum
Bahlil Sebut Sebelumnya Negara Maju Juga Sempat Viral Babat Hutan Lagi Usai Banjir Bandang Melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 06:25 WIB

Ilmuwan Menemukan Pola Glasial Mengejutkan yang Tersembunyi di Mars

Minggu, 30 November 2025 - 05:54 WIB

750 Juta Orang Terancam Punah: Studi Baru Memperingatkan Kelangkaan Air Ekstrim Lebih Dekat Dari Yang Kita Perkirakan

Minggu, 30 November 2025 - 05:23 WIB

Kemenag Aceh Salurkan Bantuan kepada ASN Terdampak Banjir di Pidie-Pidie Jaya

Minggu, 30 November 2025 - 04:52 WIB

Rais Aam Bentuk Tim Pencari Fakta Dugaan Skandal Gus Yahya, Ada TPPU Mardani H Maming

Minggu, 30 November 2025 - 02:48 WIB

Data Black Friday Menunjukkan Penjualan Online Kuat, Hasil Toko Bervariasi

Minggu, 30 November 2025 - 01:46 WIB

Prediksi Fisika Paling Aneh: Peneliti Mengusulkan Cara untuk Akhirnya “Melihat” Kehangatan Ruang Vakum

Minggu, 30 November 2025 - 01:15 WIB

Bahlil Sebut Sebelumnya Negara Maju Juga Sempat Viral Babat Hutan Lagi Usai Banjir Bandang Melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 29 November 2025 - 23:11 WIB

Kebiasaan Makan Nordik Mungkin Menyimpan Rahasia Hidup Lebih Panjang dan Sehat

Berita Terbaru