Israel 'meningkat untuk meredakan ketegangan' dengan Hizbullah | Serangan Israel-Lebanon

- Redaksi

Sabtu, 28 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel kembali ke pedoman masa perangnya ketika memberikan persetujuan untuk perang habis-habisan di Lebanon.

Dalam beberapa minggu terakhir, perang intensitas rendah yang dilakukan Israel dan Hizbullah di perbatasan Lebanon-Israel selama setahun telah meluas. Ribuan warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat bombardir Israel yang semakin gencar. Lebih dari 600 orang telah terbunuh.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Selain serangan udara dan persiapan invasi darat, ada juga unsur tekanan psikologis yang diterapkan oleh Israel, yang dirancang untuk meneror penduduk dan memberikan persetujuan untuk berperang.

Kontributor:
Habib Battah – Pendiri, Laporan Beirut
Ori Goldberg – Komentator akademis dan politik
Zahera Harb – Dosen senior jurnalisme, City University
Assal Rad – Penulis, Keadaan Perlawanan

Di radar kami:

Rencana baru yang mengerikan untuk melakukan pembersihan etnis di Gaza Utara telah sampai ke meja Netanyahu. Tariq Nafi melihat sosok di balik “Rencana Para Jenderal” dan dukungan yang ia terima dari berbagai spektrum politik Israel.

Influencer Zionis Online

“Hasbara” – sebuah kata Ibrani yang berarti “penjelasan”, “persuasi” – telah menjadi strategi utama gerakan Zionis. Hal ini diwujudkan dalam bentuk juru bicara pemerintah yang terlatih dalam menyampaikan berita di TV, kampanye hubungan masyarakat yang mengiklankan tentara Israel tidak hanya sebagai tentara yang bermoral tetapi juga keren, dan pesan yang tersebar luas di media sosial.

Nicholas Muirhead melaporkan pekerjaan para hasbarist online dan bagaimana genosida di Gaza telah membuat pekerjaan mereka jauh lebih menantang.

Menampilkan:

Hen Mazzig – Penulis, komentator, dan influencer Israel
Saree Makdisi – Profesor Bahasa Inggris dan Sastra Komparatif, UCLA
Tamara Nassar – Editor rekanan, Electronic Intifada
Matt Lieb – Pembawa acara, Hasbara Buruk

Jaringan NewsRoom.id

NewsRoom.id

Berita Terkait

Panas Tersembunyi di Bawah AS Berasal dari Keretakan Kuno dengan Greenland
Bos Perumda Tirta Patriot Tidur Nyenyak Saat Kinerja Rapat Kasar Netizen Dilaporkan ke Kejaksaan Agung
Bos Perumda Tirta Patriot Tidur Nyenyak Saat Kinerja Rapat Kasar Netizen Dilaporkan ke Kejaksaan Agung
Ilmuwan Menemukan Pola Glasial Mengejutkan yang Tersembunyi di Mars
750 Juta Orang Terancam Punah: Studi Baru Memperingatkan Kelangkaan Air Ekstrim Lebih Dekat Dari Yang Kita Perkirakan
Kemenag Aceh Salurkan Bantuan kepada ASN Terdampak Banjir di Pidie-Pidie Jaya
Rais Aam Bentuk Tim Pencari Fakta Dugaan Skandal Gus Yahya, Ada TPPU Mardani H Maming
Data Black Friday Menunjukkan Penjualan Online Kuat, Hasil Toko Bervariasi

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 09:31 WIB

Panas Tersembunyi di Bawah AS Berasal dari Keretakan Kuno dengan Greenland

Minggu, 30 November 2025 - 09:00 WIB

Bos Perumda Tirta Patriot Tidur Nyenyak Saat Kinerja Rapat Kasar Netizen Dilaporkan ke Kejaksaan Agung

Minggu, 30 November 2025 - 08:29 WIB

Bos Perumda Tirta Patriot Tidur Nyenyak Saat Kinerja Rapat Kasar Netizen Dilaporkan ke Kejaksaan Agung

Minggu, 30 November 2025 - 06:25 WIB

Ilmuwan Menemukan Pola Glasial Mengejutkan yang Tersembunyi di Mars

Minggu, 30 November 2025 - 05:54 WIB

750 Juta Orang Terancam Punah: Studi Baru Memperingatkan Kelangkaan Air Ekstrim Lebih Dekat Dari Yang Kita Perkirakan

Minggu, 30 November 2025 - 04:52 WIB

Rais Aam Bentuk Tim Pencari Fakta Dugaan Skandal Gus Yahya, Ada TPPU Mardani H Maming

Minggu, 30 November 2025 - 02:48 WIB

Data Black Friday Menunjukkan Penjualan Online Kuat, Hasil Toko Bervariasi

Minggu, 30 November 2025 - 02:17 WIB

Bahan Hibrid Aneh Yang Dapat Meningkatkan Komputasi Fotonik

Berita Terbaru