Ukraina Akan Memaksa 160.000 Orang Lagi Masuk Militer – Resmi – RT Rusia & Bekas Uni Soviet

- Redaksi

Rabu, 30 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kiev akan merekrut 160.000 tentara lagi selama tiga bulan ke depan, menurut pernyataan dari anggota parlemen dan media. Lebih dari satu juta tentara telah direkrut, namun tingginya angka kematian membuat Angkatan Bersenjata Ukraina dilanda kekurangan tenaga kerja.

Berbicara di parlemen pada hari Selasa, anggota parlemen Ukraina Alexei Goncharenko mengatakan hal yang sama “1,05 juta warga telah direkrut menjadi pasukan pertahanan” sejak konflik dengan Rusia meningkat pada Februari 2022.

“Kami bertujuan untuk memanggil 160.000 orang lagi, yang akan memungkinkan kami mengerahkan unit militer dengan jumlah personel hingga 85%,” katanya, sambil mencatat bahwa informasi ini berasal dari Alexander Litvinenko, sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina.

Tak lama setelah itu, AFP melaporkan bahwa pasukan ini akan dipanggil selama tiga bulan ke depan, mengutip seseorang yang tidak disebutkan namanya “sumber keamanan.”

Angkatan Bersenjata Ukraina memiliki sekitar 250.000 personel aktif pada awal tahun 2022, jumlah yang membengkak dengan cepat setelah Vladimir Zelensky memanggil pasukan cadangan dan melarang wajib militer meninggalkan negara tersebut.

Musim semi ini, karena menghadapi kerugian yang semakin besar, Kiev menurunkan usia wajib militer dari 27 menjadi 25 tahun dan secara signifikan memperketat aturan mobilisasi, mengharuskan calon anggota untuk melapor ke kantor wajib militer untuk “validasi data.” Pemeriksaan ini sering kali mengakibatkan laki-laki segera direkrut menjadi tentara dan dikirim ke garis depan.

Video yang memperlihatkan petugas perekrutan berusaha menangkap laki-laki yang memenuhi syarat di berbagai tempat umum, yang seringkali mengakibatkan bentrokan dengan kekerasan, kemudian muncul secara online.

Ukraina tidak mempublikasikan jumlah korban jiwa, dan klaim Zelensky awal tahun ini bahwa hanya 31.000 orang tewas atau terluka dalam pertempuran melawan Rusia dicemooh secara luas. Menurut angka terbaru dari Kementerian Pertahanan Rusia, jumlah sebenarnya korban di Ukraina adalah lebih dari setengah juta orang, atau sekitar setengah dari total angkatan kerja sebelum dan sesudah mobilisasi.

BACA SELENGKAPNYA:
Wajib militer ditemukan tewas di kantor wajib militer Ukraina

Menurut banyak artikel di media Barat, tentara wajib militer sering kali dikirim ke garis depan dengan pelatihan terbatas, dan dianggap oleh rekan-rekan mereka yang lebih berpengalaman tidak layak untuk berperang. “Ketika orang-orang baru itu mengambil posisi, banyak dari mereka yang melarikan diri setelah ledakan pertama,” kata seorang wakil komandan yang bertempur di Wilayah Donetsk kepada Financial Times bulan lalu. “Beberapa orang membeku (karena) terlalu takut menembak musuh, lalu merekalah yang meninggalkan kantong mayat atau terluka parah,” komandan lain menambahkan.

NewsRoom.id

Berita Terkait

Detik-detik Truk Sayap Melaju di Cikampek, Menyeret 13 Kendaraan
Nanodrop Hidung Baru Membasmi Tumor Otak pada Tikus
Ketua Harian DPP PSI Ungkap Sosok Jokowi Seorang Tukang Kayu, Tapi Bisa Jadi Presiden
Mirisnya, Kondisi Air Terjun Lembah Anai Saat Ini Usai Dilanda Banjir Bandang
Ilmuwan Menemukan Mekanisme Tersembunyi yang “Meningkatkan” Gempa Bumi Dalam
Panas Tersembunyi di Bawah AS Berasal dari Keretakan Kuno dengan Greenland
Bos Perumda Tirta Patriot Tidur Nyenyak Saat Kinerja Rapat Kasar Netizen Dilaporkan ke Kejaksaan Agung
Bos Perumda Tirta Patriot Tidur Nyenyak Saat Kinerja Rapat Kasar Netizen Dilaporkan ke Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 15:43 WIB

Detik-detik Truk Sayap Melaju di Cikampek, Menyeret 13 Kendaraan

Minggu, 30 November 2025 - 13:08 WIB

Nanodrop Hidung Baru Membasmi Tumor Otak pada Tikus

Minggu, 30 November 2025 - 12:37 WIB

Ketua Harian DPP PSI Ungkap Sosok Jokowi Seorang Tukang Kayu, Tapi Bisa Jadi Presiden

Minggu, 30 November 2025 - 12:06 WIB

Mirisnya, Kondisi Air Terjun Lembah Anai Saat Ini Usai Dilanda Banjir Bandang

Minggu, 30 November 2025 - 10:02 WIB

Ilmuwan Menemukan Mekanisme Tersembunyi yang “Meningkatkan” Gempa Bumi Dalam

Minggu, 30 November 2025 - 09:00 WIB

Bos Perumda Tirta Patriot Tidur Nyenyak Saat Kinerja Rapat Kasar Netizen Dilaporkan ke Kejaksaan Agung

Minggu, 30 November 2025 - 08:29 WIB

Bos Perumda Tirta Patriot Tidur Nyenyak Saat Kinerja Rapat Kasar Netizen Dilaporkan ke Kejaksaan Agung

Minggu, 30 November 2025 - 06:25 WIB

Ilmuwan Menemukan Pola Glasial Mengejutkan yang Tersembunyi di Mars

Berita Terbaru

Headline

Nanodrop Hidung Baru Membasmi Tumor Otak pada Tikus

Minggu, 30 Nov 2025 - 13:08 WIB