Sekretariat Kabinet Republik Indonesia | Melayani lebih dari 2 juta penerima, program MBG mencapai 38 provinsi di Indonesia melayani lebih dari 2 juta penerima, program MBG mencapai 38 provinsi di Indonesia

- Redaksi

Selasa, 25 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menerima kepala BGN Dadan Hindayana dalam konteks laporan tentang pengembangan implementasi program MBG, Senin (02/24/2025), di Kompleks Istana Presiden Jakarta. (Foto: BPMI SetPres)

Pemerintah melalui Badan Nutrisi Nasional (BGN) menyatakan bahwa Program Makan Nutrisi Gratis (MBG) telah berjalan di 38 provinsi di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh kepala BGN Dadan Hindayana setelah melaporkan pengembangan program MBG kepada Presiden Prabowo Subianto, Senin (02/24/2025), di Kompleks Istana Presiden Jakarta.

“Sebelumnya hanya dilaporkan terkait dengan implementasi program makan bergizi yang hari ini Alhamdulillah selesai di 38 provinsi, karena Papua pusat hanya berjalan hari ini, dan hari ini ada 117 unit layanan pemenuhan nutrisi,” kata Dadan dalam persnya penyataan.

Kepala BGN menekankan bahwa pencapaian ini adalah langkah yang signifikan dalam menyamakan akses nutrisi bagi masyarakat. Dadan juga menyebutkan bahwa minggu ini program ini dapat melayani lebih dari 2 juta penerima manfaat.

“Jadi dalam satu setengah bulan, Alhamdulillah kini telah mencapai 38 provinsi dan di 693 unit layanan. Dan minggu ini, Tuhan bersedia, dapat melayani lebih dari 2 juta penerima,” tambahnya.

Sementara itu selama bulan Ramadhan, kepala BGN mengatakan bahwa program MBG dilanjutkan dengan sejumlah penyesuaian dalam mekanisme distribusi makanan. Dadan menjelaskan bahwa makanan akan diberikan kepada anak -anak untuk dibawa pulang sehingga mereka dapat dikonsumsi saat berbuka puasa bagi mereka yang berpuasa.

“Jadi jika sekolah masuk, program makan bergizi masih diimplementasikan, tetapi mekanismenya berbeda seperti hari normal di mana kita akan memberikan makanan bergizi untuk dibawa pulang. Jadi bagi mereka yang puasa dapat dimakan saat terbuka, Bagi mereka yang tidak berpuasa bisa dimakan tersembunyi di sekolah atau di rumah, “jelasnya.

Sementara itu, untuk jenis makanan yang akan diberikan selama Ramadhan disesuaikan untuk membuatnya lebih tahan lama seperti susu, telur rebus, kurma, kue kering, dan buah. Dadan juga menyatakan bahwa partainya masih akan memperhatikan komposisi gizi makanan yang termasuk protein, karbohidrat, dan serat.

“Mungkin juga kadang -kadang ada kacang hijau atau bubur kompot. Yang jelas adalah bahwa sumber komposisi nutrisi diperbaiki, di mana ada protein, ada karbohidrat, dan ada serat,” lanjutnya.

Dalam kemasan kemudian, kepala BGN mengatakan bahwa makanan yang disediakan akan dikemas dengan bahan ramah lingkungan yang harus dipertukarkan oleh anak -anak setiap hari. Menurutnya, ini juga memberikan pendidikan kepada anak -anak untuk disiplin dan mengurangi limbah.

“Jadi ada persidangan di Sukabumi, di mana anak -anak diberi makanan yang dibawa dengan tas ke rumah, lalu hari berikutnya tas harus dibawa kembali, ditukar dengan kantong isinya, agar tidak menyebabkan sampah, Dan juga melatih anak -anak sehingga disiplin bahwa tas itu dapat dipertukarkan setiap hari, “jelasnya.

Program ini, tambah Dadan, akan bertahan sampai Idul Fitri dengan evaluasi rutin untuk memastikan efektivitasnya. Evaluasi akan dilakukan setelah satu minggu berjalan untuk menentukan mekanisme yang tepat untuk distribusi makanan untuk semua anak Indonesia.

“Memang ada proposal jika orang-orang di daerah non-Muslim tetap matang seperti biasa, tetapi masih ada puasa, jadi kita akan setara dengan. Nanti kita akan mengevaluasi setelah berjalan satu minggu apakah di daerah non-Muslim yang sama seperti pada umumnya , atau diberi perlakuan khusus, “katanya. (BPMI SetPres/DNS)

NewsRoom.id

Berita Terkait

Para Ilmuwan Mengonfirmasi Nanotyrannus yang Tumbuh Sepenuhnya Bukanlah Bayi T. rex
Prabowo memberi tahu Putin bahwa Indonesia sedang menangani bencana mematikan di Sumatera – ANTARA News
Rekap Putaran Enam NFR Dipersembahkan oleh Mahindra: Tomlinson dan Graves Menulis Sejarah Putaran Enam
Tips Uang Cerdas untuk Menghindari Stres Belanja Saat Liburan dan Jebakan BNPL
Lensa Gravitasi Mengungkap Perubahan Perluasan Alam Semesta
Es XXI Baru Muncul Saat Air Dihancurkan Hingga Tekanan Ekstrim
Gus Ipul Jelaskan Manfaat Pentingnya Izin Donasi Bencana
Setelah Para Pengkhianat, Alan Carr Mengakhiri Tahun Dengan Memilih Cinta

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:57 WIB

Para Ilmuwan Mengonfirmasi Nanotyrannus yang Tumbuh Sepenuhnya Bukanlah Bayi T. rex

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:26 WIB

Prabowo memberi tahu Putin bahwa Indonesia sedang menangani bencana mematikan di Sumatera – ANTARA News

Kamis, 11 Desember 2025 - 11:55 WIB

Rekap Putaran Enam NFR Dipersembahkan oleh Mahindra: Tomlinson dan Graves Menulis Sejarah Putaran Enam

Kamis, 11 Desember 2025 - 09:51 WIB

Tips Uang Cerdas untuk Menghindari Stres Belanja Saat Liburan dan Jebakan BNPL

Kamis, 11 Desember 2025 - 09:20 WIB

Lensa Gravitasi Mengungkap Perubahan Perluasan Alam Semesta

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:47 WIB

Gus Ipul Jelaskan Manfaat Pentingnya Izin Donasi Bencana

Kamis, 11 Desember 2025 - 06:13 WIB

Setelah Para Pengkhianat, Alan Carr Mengakhiri Tahun Dengan Memilih Cinta

Kamis, 11 Desember 2025 - 05:42 WIB

AI Baru Saja Mengungkap Kelemahan Tersembunyi Cacar Monyet pada Vaksin Baru

Berita Terbaru

Headline

Lensa Gravitasi Mengungkap Perubahan Perluasan Alam Semesta

Kamis, 11 Des 2025 - 09:20 WIB