Keributan hebat! Brigadir Yuli Setyabudi, polisi sekaligus pembuat konten, menggelapkan puluhan mobil sewaan

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

– Brigadir Polri Yuli Setyabudi, anggota Polri yang juga konten kreator di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), diduga menggelapkan sejumlah mobil sewaan.

Kasus ini terungkap setelah beredar video yang memperlihatkan Brigadir Yuli diamankan warga. Dalam video tersebut, Brigadir Yuli mengakui perbuatannya.

Dalam video tersebut, Brigadir Yuli disebut menggelapkan 12 mobil sewaan.

Terkait video viral tersebut, Kabid Humas Polda Sulteng Kompol Djoko Wienartono angkat bicara. Dia menegaskan, kasus tersebut sedang dalam penyelidikan Propam.

Informasi yang beredar di media sosial masih diverifikasi lebih lanjut oleh Propam, kata Djoko saat dikonfirmasi Kumparan, Jumat (7/11).

Tim Propam Polda Sulteng tengah mencari barang bukti. Oleh karena itu, ia mengimbau setiap warga yang merasa dirugikan atau menjadi korban kasus penggelapan mobil rental, segera melaporkannya ke Polda Sulteng.

“Belum ada yang melaporkan secara resmi. Makanya kami imbau segera lapor agar bisa diambil informasinya,” lanjutnya.

Polda Sulteng tak segan-segan memproses siapa pun anggotanya yang terbukti melanggar hukum. Serta berkomitmen untuk bersikap transparan, profesional, dan akuntabel.

Proses penyidikan akan dilakukan jika unsur pidana terpenuhi, sedangkan penanganan internal juga dilakukan melalui mekanisme disiplin dan kode etik, tegasnya.

Brigadir Yuli Setyabudi diketahui merupakan anggota Polri yang kerap membuat konten. Mulai dari konten tentang polisi hingga bisnis dan lelucon. Gara-gara konten tersebut, Brigadir Yuli sebelumnya sempat kena sanksi.



NewsRoom.id

Berita Terkait

Ilmuwan Menemukan Titik Lemah yang Mengejutkan pada Penyakit Genetik Langka
AS Curang pada Drone Shahed-136 Iran
Dunia Sapi Laut yang Hilang Muncul Kembali di Bawah Gurun Qatar
Senyawa Cokelat Hitam Terkait Dengan Memperlambat Penuaan
Mereka Tidak Ingin Perekonomian Negara Kita Bangkit
Monev TA 2025: Kunci Transparansi dan Keberhasilan Pembangunan di Kampung Rantau Jaya
Setelah 50 Tahun, Ahli Kimia MIT Akhirnya Mensintesis Senyawa Anti Kanker yang Sulit Didapat
Dokter UGD Memperingatkan Penyakit Ganja yang Berkembang Pesat

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:03 WIB

Ilmuwan Menemukan Titik Lemah yang Mengejutkan pada Penyakit Genetik Langka

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:01 WIB

AS Curang pada Drone Shahed-136 Iran

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:58 WIB

Dunia Sapi Laut yang Hilang Muncul Kembali di Bawah Gurun Qatar

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:27 WIB

Senyawa Cokelat Hitam Terkait Dengan Memperlambat Penuaan

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:25 WIB

Mereka Tidak Ingin Perekonomian Negara Kita Bangkit

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:21 WIB

Setelah 50 Tahun, Ahli Kimia MIT Akhirnya Mensintesis Senyawa Anti Kanker yang Sulit Didapat

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:50 WIB

Dokter UGD Memperingatkan Penyakit Ganja yang Berkembang Pesat

Rabu, 10 Desember 2025 - 16:48 WIB

Klaim Zulfa Mustofa yang mendapat restu Ma'ruf Amin dibantah pihak keluarga

Berita Terbaru

Headline

AS Curang pada Drone Shahed-136 Iran

Kamis, 11 Des 2025 - 00:01 WIB

Headline

Senyawa Cokelat Hitam Terkait Dengan Memperlambat Penuaan

Rabu, 10 Des 2025 - 21:27 WIB

Headline

Mereka Tidak Ingin Perekonomian Negara Kita Bangkit

Rabu, 10 Des 2025 - 20:25 WIB