Bahlil bilang stok BBM aman, warga semprot bilang aman? Di sini kosong, Pak! Netizen pun puas mendengarnya

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

– Warga di Sumut mengkritisi pernyataan Bahlil Lahadalia yang menyatakan stok bahan bakar mencukupi, saat mengaku kekurangan bahan bakar selama lima hari.

Ketika Kementerian ESDM menyatakan pasokan BBM di Sumatera, khususnya di wilayah terdampak bencana di Sumut dalam kondisi baik, muncul harapan bahwa krisis BBM bisa teratasi.

Dalam wawancaranya, Bahlil menyampaikan bahwa “stok di wilayah Sumatera khususnya Sumut cukup”.

Namun, di tengah konferensi pers, seorang warga dengan lantang menepis anggapan tersebut, “tidak cukup pak, di sini kosong.”

Lanjutnya dengan keluhan yang menggema, “Sudah 5 hari di sini tanpa bahan bakar, Pak.”

Pernyataan warga tersebut sontak menyulut keheningan, kemudian menyulut kemarahan dan kekecewaan masyarakat.

Bagi banyak netizen, suara ini mewakili jutaan orang yang merasa terabaikan dalam pendistribusian kebutuhan pokok pasca bencana.

Setelah beberapa hari dilanda banjir bandang dan tanah longsor, sejumlah wilayah di Sumut dilaporkan mengalami kerusakan infrastruktur parah.

Akibatnya, distribusi logistik termasuk bahan bakar terhambat.

Banyak SPBU yang dilaporkan kehabisan stok, sementara warga berbondong-bondong mengantri berharap mendapatkan sisa persediaan.

Kekurangan ini tidak hanya terjadi pada stok di gudang pusat, namun juga pada akses distribusi.

Banyak daerah yang terisolasi karena jalan rusak atau terputus sehingga pasokan tidak dapat menjangkau masyarakat secara merata.

Stok Cukup, Tapi Distribusi Terganggu

Mendapat protes keras dari warga dan masyarakat, Bahlil akhirnya mengakui meski stok sebenarnya tersedia, namun distribusi menjadi kendala utama.

Dia menjelaskan, akses logistik melalui jalur darat menjadi satu-satunya jalur yang mungkin saat ini terhambat akibat kerusakan jalan.

Pemerintah menyatakan sedang berupaya mempercepat perbaikan infrastruktur agar truk tangki bisa menembus wilayah terpencil.

Dengan begitu, pasokan bahan bakar diharapkan bisa segera merata.

Namun hingga saat ini belum ada kepastian kapan distribusi akan kembali normal.

Bagi warga yang sudah lima hari menunggu tanpa perbekalan, penjelasan ini terasa lamban dan tidak menjawab kebutuhan daruratnya.

Krisis bahan bakar pascabencana di Sumatera Utara mengingatkan kita bahwa distribusi logistik sama pentingnya dengan ketersediaan stok.

Pasokan dalam jumlah besar akan percuma jika jalur distribusi terputus, dan hal inilah yang kini dirasakan warga.

Dialog panas antara Bahlil dan warga yang viral bukan sekadar kejadian media, melainkan cerminan nyata ketidakpuasan masyarakat terhadap respons penanggulangan bencana.

Agar kepercayaan masyarakat kembali pulih, pemerintah perlu mempercepat perbaikan akses dan transparansi distribusi, bukan sekadar mengklaim stok aman.

Warga sudah menunggu terlalu lama. Suara mereka bukan sekedar protes tapi seruan mendesak agar hak-hak dasar terpenuhi. ***



NewsRoom.id

Berita Terkait

Sidang Suap Hambatan Penyidikan Korupsi CPO Terungkap Aliran Dana Ratusan Juta ke Bareskrim Polri
Perhiasan Berlian yang Dikembangkan Lab Meningkatkan Penjualan Kay, Zales, dan Jared Sebesar 6%
Ilmuwan Menangkap Partikel Hantu yang Mengubah Atom Jauh di Bawah Tanah
Ilmuwan Menemukan Titik Lemah yang Mengejutkan pada Penyakit Genetik Langka
AS Curang pada Drone Shahed-136 Iran
Dunia Sapi Laut yang Hilang Muncul Kembali di Bawah Gurun Qatar
Senyawa Cokelat Hitam Terkait Dengan Memperlambat Penuaan
Mereka Tidak Ingin Perekonomian Negara Kita Bangkit

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 04:09 WIB

Sidang Suap Hambatan Penyidikan Korupsi CPO Terungkap Aliran Dana Ratusan Juta ke Bareskrim Polri

Kamis, 11 Desember 2025 - 02:05 WIB

Perhiasan Berlian yang Dikembangkan Lab Meningkatkan Penjualan Kay, Zales, dan Jared Sebesar 6%

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:34 WIB

Ilmuwan Menangkap Partikel Hantu yang Mengubah Atom Jauh di Bawah Tanah

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:03 WIB

Ilmuwan Menemukan Titik Lemah yang Mengejutkan pada Penyakit Genetik Langka

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:01 WIB

AS Curang pada Drone Shahed-136 Iran

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:27 WIB

Senyawa Cokelat Hitam Terkait Dengan Memperlambat Penuaan

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:25 WIB

Mereka Tidak Ingin Perekonomian Negara Kita Bangkit

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:52 WIB

Monev TA 2025: Kunci Transparansi dan Keberhasilan Pembangunan di Kampung Rantau Jaya

Berita Terbaru

Headline

AS Curang pada Drone Shahed-136 Iran

Kamis, 11 Des 2025 - 00:01 WIB