Presiden Joko Widodo Resmikan PLTA di Kabupaten Poso

- Redaksi

Sabtu, 26 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEWSROOM.ID, Poso – Presiden Joko Widodo meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) PT Poso Energy dengan kapasitas 515 megawatt di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Jumat, 25 Februari 2022. Pada kesempatan yang sama, Presiden juga meresmikan PLTA PT Malea Energy dengan kapasitas 90 megawatt yang terletak di Kabupaten Tana Toraja, provinsi Sulawesi Selatan.

Saat menyampaikan sambutan, Presiden mengapresiasi pembangunan PLTA di sejumlah daerah di Tanah Air guna mendukung transformasi energi baru terbarukan (EBT). Presiden menyebut, Indonesia memiliki potensi besar di energi hijau baik dari hidro, geotermal, tenaga surya, angin, hingga panas permukaan air laut.

“Sekali lagi sangat menghargai, mengapresiasi apa yang sudah dikerjakan oleh Kalla Group dalam hal membangun hydropower baik yang ada di Sulawesi Tengah, yang nanti juga akan selesai di Mamuju dan di Kerinci di Jambi,” ujar Presiden.

Baca Juga :  Sempat Vakum, Indonesia Tin Conference 2022 Kembali Dilaksanakan

Indonesia telah menetapkan target untuk mengurangi emisi karbon secara bertahap hingga nanti di tahun 2060 tercapai emisi nol karbon. Namun, Presiden menyadari bahwa target tersebut tidak mudah untuk dikejar.

“Target-target seperti ini yang tidak mudah dikejar karena memang antara pertumbuhan, permintaan, dan pertumbuhan listrik harus terus diseimbangkan. Jangan sampai ada kelebihan pasok dari PLN sehingga membebani PLN,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Presiden juga menekankan agar kemudahan dalam proses negosiasi maupun perizinan diperhatikan kembali sehingga pembangunan PLTA selanjutnya dapat segera terlaksana.

Baca Juga :  Kuliah Rp. 0,-? Ke Poltek Nuklir BRIN aja!

“Jangan sampai ada keluhan lagi seperti tadi juga disampaikan oleh Bapak Jusuf Kalla, negosiasi, perizinan itu sampai lebih dari 5 tahun. Sekuat apapun orang mengurus izin, negosiasi sampai lebih dari 5 tahun kecapaian di mengurus izin. Belum bekerja di lapangan,” imbuhnya.

Mengakhiri sambutannya, Presiden berharap proyek pembangunan PLTA di kabupaten lain dapat terlaksana dengan baik. Pembangunan PLTA tersebut nantinya akan mendukung target pemerintah dalam transformasi energi baru terbarukan.

“Semoga nanti yang berikutnya bisa dilancarkan semuanya sehingga target kita dalam rangka energi hijau dan EBT ini benar-benar bisa kita lakukan karena memang permintaan dari industri untuk mendapatkan energi hijau ini sekarang sangat tinggi kepada kita,” tandasnya.

Baca Juga :  Joni Supriyanto Nahkodai Perbakin Lagi, Ini Susunan Pengurus dan Target Perbakin

Sementara itu, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 yang sekaligus Founder Kalla Group dalam laporannya menyampaikan bahwa latar belakang dari pembangunan tersebut karena Poso memiliki potensi dalam pengembangan PLTA dengan penggunaan aliran air langsung dari sungai (run of river).

“Kita melihat potensi Poso ini, ada sungai Poso yang airnya itu terbuang saja ke laut. Karena itu kita memutuskan membikin listrik di sini mempergunakan sistem run of river,” ujar JK.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura, dan Bupati Poso Verna Inkiriwang. (*)

Berita Terkait

PT BKUM Nilai Kuasa Hukum PT MMI Tidak Menguasai Materi Perkara
PT BKUM Membantah Semua Tuduhan PT MMI yang Merugikannya
PT MMI Ajukan Prapradilan Terhadap Bareskrim Polri Karena Tidak Cukup Bukti, Putusan SP3 Adalah Bukan Tindak Pidana
PT MMI Tidak Penuhi Panggilan Putusan Abritase PN Jaksel Tapi Mengajukan Praperadilan di PN yang Sama
Pengurus Baru PB PBI Sambangi Ketua KONI, Sampaikan Rencana Majukan Olahraga Boling Indonesia
Pengoperasian Smelter Ausmelt Furnance PT Timah, Ahmad Dani : Belum Menemukan Formulasi Yang Tepat
Maju Sebagai Caketum PBPSI, Alvin Kennedy Didukung 17 Pengurus Provinsi
TINS Kurang Maksimalkan IUP Besar yang Dimiliki, Kalah dengan Perusahaan Swasta

Berita Terkait

Selasa, 13 Februari 2024 - 12:23 WIB

PT BKUM Nilai Kuasa Hukum PT MMI Tidak Menguasai Materi Perkara

Senin, 12 Februari 2024 - 22:12 WIB

PT BKUM Membantah Semua Tuduhan PT MMI yang Merugikannya

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:52 WIB

PT MMI Ajukan Prapradilan Terhadap Bareskrim Polri Karena Tidak Cukup Bukti, Putusan SP3 Adalah Bukan Tindak Pidana

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:24 WIB

PT MMI Tidak Penuhi Panggilan Putusan Abritase PN Jaksel Tapi Mengajukan Praperadilan di PN yang Sama

Jumat, 2 Februari 2024 - 15:41 WIB

Pengurus Baru PB PBI Sambangi Ketua KONI, Sampaikan Rencana Majukan Olahraga Boling Indonesia

Kamis, 30 November 2023 - 12:14 WIB

Pengoperasian Smelter Ausmelt Furnance PT Timah, Ahmad Dani : Belum Menemukan Formulasi Yang Tepat

Kamis, 26 Oktober 2023 - 16:40 WIB

Maju Sebagai Caketum PBPSI, Alvin Kennedy Didukung 17 Pengurus Provinsi

Kamis, 5 Oktober 2023 - 18:35 WIB

TINS Kurang Maksimalkan IUP Besar yang Dimiliki, Kalah dengan Perusahaan Swasta

Berita Terbaru

Headline

Apple Didenda $2 Miliar karena Menipu Pelanggan Musik

Senin, 4 Mar 2024 - 22:11 WIB