Perkuat Kebhinekaan, DPP PMPI Segera Launching Buku PANCASILA

- Redaksi

Minggu, 2 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEWSROOM.ID, Jakarta – Pencinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) dan Persatuan Mahasiswa Pecinta Tanah Air Indonesia (PMPI) menggelar Dialog Kebangsaan dalam rangka memperingati hari Kesakitan Pancasila dengan tema “Membumikan Pancasila untuk mewujudkan jiwa Kesatria Bangsa”.

Berbicara Pancasila sangat penting dibicarakan bukan cuma dikalangan mahasiswa melainkan dikalangan anak-anak muda saat ini, pada mulanya bisa dimulai dari anak anak sekolah dasar.

“Dalam hal ini, terobosan PMPI untuk menanggulangi hal tersebut, PMPI akan merancang Buku Pancasila, yang nantinya akan menjadi panduan khusus dalam memakai nilai nilai Pancasila sesuai dengan Era Saat ini,” Kata Khusniyati selaku Ketua Umum DPP Persatuan Mahasiswa Pecinta Tanah Air Indonesia (PMPI) dalam acara Dialog Kebangsaan dikantor DPP Petanesia Pekalongan, pada Sabtu (01/10/2022).

Baca Juga :  Polemik Minyak Goreng, Sekjen PDIP: Kurangi Goreng-gorengan di Politik, Sebaiknya Goreng Santan Jadi Minyak

Dalam Dialog Kebangsaan ini mengundang narasumber di antaranya Prof. Dr. Ir Akhmad Sodiq, M.Sc,. Agr. Selaku Rektor Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Eko Priyono Selaku Ketua Petanesia. Sekretaris Jenderal DPP Petanesia, Sagara, Khusniyati Ketua DPP PMPI.

Baca Juga :  Komisi VII DPR RI Mendesak ESDM, Kemenperin, dan PT Timah

PMPI hadir untuk menyatukan keberagamaan, lintas agama, lintas kepercayaan, dan lintas perguruan tinggi.

“Membumikan keberagaram yang ada di Pancasila, mulai dari sila pertama sampai sila kelima harus benar – benar kita hayati dan makanai secara saksama,” Jelasnya.

Baca Juga :  TINS Kurang Maksimalkan IUP Besar yang Dimiliki, Kalah dengan Perusahaan Swasta

Apalagi Era seperti ini, arus Teknologi sangat kencang dengan berbagai dinamika yang ada. Tapi, bagaimana ketimpangan – ketimpangan yang hadir di daerah harus diselesaikan secara saksama.

“Ketimpangan seperti ini harus kita urai dan kita selesaikan bersama. Karena PMPI hadir sebagai Rumah Kebhinekaan, dan ketika ada ketimpangan yang muncul, secepatnya kita selasaikan, sebab kalau bukan kita siapa lagi,”pungkasnya. (BYU)

Berita Terkait

PT BKUM Nilai Kuasa Hukum PT MMI Tidak Menguasai Materi Perkara
PT BKUM Membantah Semua Tuduhan PT MMI yang Merugikannya
PT MMI Ajukan Prapradilan Terhadap Bareskrim Polri Karena Tidak Cukup Bukti, Putusan SP3 Adalah Bukan Tindak Pidana
PT MMI Tidak Penuhi Panggilan Putusan Abritase PN Jaksel Tapi Mengajukan Praperadilan di PN yang Sama
Pengurus Baru PB PBI Sambangi Ketua KONI, Sampaikan Rencana Majukan Olahraga Boling Indonesia
Pengoperasian Smelter Ausmelt Furnance PT Timah, Ahmad Dani : Belum Menemukan Formulasi Yang Tepat
Maju Sebagai Caketum PBPSI, Alvin Kennedy Didukung 17 Pengurus Provinsi
TINS Kurang Maksimalkan IUP Besar yang Dimiliki, Kalah dengan Perusahaan Swasta

Berita Terkait

Selasa, 13 Februari 2024 - 12:23 WIB

PT BKUM Nilai Kuasa Hukum PT MMI Tidak Menguasai Materi Perkara

Senin, 12 Februari 2024 - 22:12 WIB

PT BKUM Membantah Semua Tuduhan PT MMI yang Merugikannya

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:52 WIB

PT MMI Ajukan Prapradilan Terhadap Bareskrim Polri Karena Tidak Cukup Bukti, Putusan SP3 Adalah Bukan Tindak Pidana

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:24 WIB

PT MMI Tidak Penuhi Panggilan Putusan Abritase PN Jaksel Tapi Mengajukan Praperadilan di PN yang Sama

Jumat, 2 Februari 2024 - 15:41 WIB

Pengurus Baru PB PBI Sambangi Ketua KONI, Sampaikan Rencana Majukan Olahraga Boling Indonesia

Kamis, 30 November 2023 - 12:14 WIB

Pengoperasian Smelter Ausmelt Furnance PT Timah, Ahmad Dani : Belum Menemukan Formulasi Yang Tepat

Kamis, 26 Oktober 2023 - 16:40 WIB

Maju Sebagai Caketum PBPSI, Alvin Kennedy Didukung 17 Pengurus Provinsi

Kamis, 5 Oktober 2023 - 18:35 WIB

TINS Kurang Maksimalkan IUP Besar yang Dimiliki, Kalah dengan Perusahaan Swasta

Berita Terbaru

Headline

Apple Didenda $2 Miliar karena Menipu Pelanggan Musik

Senin, 4 Mar 2024 - 22:11 WIB