Ridwan Kamil: Siapapun Presiden 2024 kita harus dukung, Jangan Terpecah Belah

- Redaksi

Senin, 3 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEWSROOM.ID, Jakarta – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri acara Supermentor-27 sebagai pembicara di Ballroom Djakarta Theater, Jakarta (2/10).

Pada sesi pemaparannya, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini mengkritik kebiasaan masyarakat Indonesia yang selalu mempertengkarkan perbedan.

Pendapatnya itu disampaikan terkait kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Menurut saya, permasalahan di Indonesia adalah terlalu banyak yang suka bertengkar. Beda agama bertengkar, beda partai bertengkar, beda pilihan pun juga bertengkar,” jelas Kang Emil.

Baca Juga :  Ridwan Kamil: Mau Maju? Ekonomi Kita Harus Disupport Energi Baru Terbarukan

Maka dalam menghadapi Pemilu 2024 Kang Emil berharap mendukung siapa saja Presiden yang akan terpilih nanti. Bila Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terpilih sebagai presiden masyarakat harus tetap mendukung. Begitu juga apabila Anies tidak terpilih menjadi presiden, masyarakat juga harus menghormati hasil itu.

Baca Juga :  Generasi Z Ikut Kawal Rombongan Koalisi Indonesia Bersatu Datang ke KPU RI

“Kalau takdir ada di Pak Anies, ya kita dukung Pak Anies sebagai presiden. Kalau takdirnya bukan di Pak Anies, kita harus tetap dukung siapa pun itu,” jelas Kang Emil.

Apalagi jika nanti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut serta sebagai calon Presiden 2024, Kang Emil memprediksi nantinya suara masyarakat akan kembali terbelah, karena Anies dan Ganjar merupakan dua sosok yang dikagumi oleh masyarakat Indonesia.

Baca Juga :  Dua Kader BMI Babel Dilatih Jadi Juru Kampanye Tingkat Nasional

“Apalagi keduanya berasal dari kampus yang sama, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM),” kata Kang Emil.

“Dari pada meributkan dua calon dari satu kampus yang sama, agar UGM tidak terpecah pilihannya. Biarlah alumni ITB saja yang jadi Presidennya, kira-kira begitu,” lanjut Kang Emil dalam candaannya untuk mencairkan suasana. (BYU)

Berita Terkait

PT BKUM Nilai Kuasa Hukum PT MMI Tidak Menguasai Materi Perkara
PT BKUM Membantah Semua Tuduhan PT MMI yang Merugikannya
PT MMI Ajukan Prapradilan Terhadap Bareskrim Polri Karena Tidak Cukup Bukti, Putusan SP3 Adalah Bukan Tindak Pidana
PT MMI Tidak Penuhi Panggilan Putusan Abritase PN Jaksel Tapi Mengajukan Praperadilan di PN yang Sama
Pengurus Baru PB PBI Sambangi Ketua KONI, Sampaikan Rencana Majukan Olahraga Boling Indonesia
Pengoperasian Smelter Ausmelt Furnance PT Timah, Ahmad Dani : Belum Menemukan Formulasi Yang Tepat
Maju Sebagai Caketum PBPSI, Alvin Kennedy Didukung 17 Pengurus Provinsi
TINS Kurang Maksimalkan IUP Besar yang Dimiliki, Kalah dengan Perusahaan Swasta

Berita Terkait

Selasa, 13 Februari 2024 - 12:23 WIB

PT BKUM Nilai Kuasa Hukum PT MMI Tidak Menguasai Materi Perkara

Senin, 12 Februari 2024 - 22:12 WIB

PT BKUM Membantah Semua Tuduhan PT MMI yang Merugikannya

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:52 WIB

PT MMI Ajukan Prapradilan Terhadap Bareskrim Polri Karena Tidak Cukup Bukti, Putusan SP3 Adalah Bukan Tindak Pidana

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:24 WIB

PT MMI Tidak Penuhi Panggilan Putusan Abritase PN Jaksel Tapi Mengajukan Praperadilan di PN yang Sama

Jumat, 2 Februari 2024 - 15:41 WIB

Pengurus Baru PB PBI Sambangi Ketua KONI, Sampaikan Rencana Majukan Olahraga Boling Indonesia

Kamis, 30 November 2023 - 12:14 WIB

Pengoperasian Smelter Ausmelt Furnance PT Timah, Ahmad Dani : Belum Menemukan Formulasi Yang Tepat

Kamis, 26 Oktober 2023 - 16:40 WIB

Maju Sebagai Caketum PBPSI, Alvin Kennedy Didukung 17 Pengurus Provinsi

Kamis, 5 Oktober 2023 - 18:35 WIB

TINS Kurang Maksimalkan IUP Besar yang Dimiliki, Kalah dengan Perusahaan Swasta

Berita Terbaru

Headline

Apple Didenda $2 Miliar karena Menipu Pelanggan Musik

Senin, 4 Mar 2024 - 22:11 WIB