Penindasan di Tempat Kerja Diidentifikasi sebagai Masalah Paling Menantang untuk Dipecahkan Secara Internal, Temuan Survei

- Redaksi

Rabu, 27 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IKLAN

Spanduk

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Penindasan di tempat kerja dan pelecehan lainnya dianggap sebagai keluhan internal yang paling sulit diselesaikan di tempat kerja di Korea Selatan. (Gambar milik Yonhap)

SEOUL, 26 Desember (Korea Bizwire) – Menurut survei baru-baru ini, intimidasi di tempat kerja dan pelecehan lainnya dianggap sebagai keluhan internal yang paling sulit diselesaikan di tempat kerja di Korea Selatan. Komisi Perburuhan Pusat (CLC) menyampaikan temuan ini dalam buku panduan penyelesaian perselisihan perburuhan edisi musim dingin, “Konsiliasi dan Penghakiman,” yang diterbitkan pada tanggal 25 Desember.

Survei yang dilakukan antara tanggal 13 dan 30 November ini bertujuan untuk secara aktif mencari solusi terhadap keluhan di tempat kerja. Survei tersebut mencakup tanggapan dari 560 anggota dan penyelidik Komisi Ketenagakerjaan serta 1.039 responden masyarakat umum.

Sebagian besar responden menyatakan bahwa mekanisme pengaduan internal di tempat kerja tidak dimanfaatkan secara efektif. Ketika ditanya apakah tempat kerja mereka mempunyai sistem pengaduan, 44,3% responden masyarakat umum menjawab tidak ada atau tidak yakin, dan dari 55,6% yang menyatakan ada sistem, hanya 19,1% yang merasa pengaduan di tempat kerja ditangani dengan baik. baik melalui sistem ini.

Baik anggota komisi maupun penyidik ​​juga menyatakan keraguannya terhadap efektivitas prosedur pengaduan internal, dan hanya 16,5% yang memberikan tanggapan positif. Jawaban 'rata-rata' adalah 43,6%, sedangkan 40% menjawab negatif.

Survei ini menyoroti 'proses yang adil' sebagai elemen terpenting dalam mekanisme pengaduan yang efektif. Ketika ditanya mengenai masalah internal yang paling sulit untuk diselesaikan, 42,3% masyarakat dan 40,4% anggota komisi dan penyidik ​​mengidentifikasi perundungan dan pelecehan lainnya. Perlakuan diskriminatif, pelecehan seksual, dan kekerasan verbal juga menjadi kekhawatiran utama.

Banyak responden percaya bahwa pakar eksternal dapat membantu menyelesaikan keluhan di tempat kerja dengan bertindak sebagai arbiter atau mediator yang adil.

Survei ini juga mengeksplorasi tingkat persetujuan terhadap sebuah pepatah yang secara kasar diterjemahkan menjadi “Hentikan pertengkaran dan dorong negosiasi,” dan menemukan bahwa laki-laki, serta individu dengan usia dan posisi yang lebih tinggi, menunjukkan persetujuan yang lebih besar. CLC menafsirkan pernyataan ini sebagai “terlibat dalam perselisihan untuk memfasilitasi negosiasi,” yang menunjukkan bahwa perjanjian tersebut menyiratkan kecenderungan untuk memprioritaskan penyelesaian damai dibandingkan konflik.

MH Lee (mhlee@koreabizwire.com)

Jaringan NewsRoom.id



NewsRoom.id

Berita Terkait

Peneliti Menemukan Cara Lezat untuk Mengurangi Risiko Kesehatan dari Duduk
Apa Artinya Bagi Aktor Terkenal? – Azat TV
Para Ilmuwan Mengonfirmasi Nanotyrannus yang Tumbuh Sepenuhnya Bukanlah Bayi T. rex
Prabowo memberi tahu Putin bahwa Indonesia sedang menangani bencana mematikan di Sumatera – ANTARA News
Rekap Putaran Enam NFR Dipersembahkan oleh Mahindra: Tomlinson dan Graves Menulis Sejarah Putaran Enam
Tips Uang Cerdas untuk Menghindari Stres Belanja Saat Liburan dan Jebakan BNPL
Lensa Gravitasi Mengungkap Perubahan Perluasan Alam Semesta
Es XXI Baru Muncul Saat Air Dihancurkan Hingga Tekanan Ekstrim

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:59 WIB

Peneliti Menemukan Cara Lezat untuk Mengurangi Risiko Kesehatan dari Duduk

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:28 WIB

Apa Artinya Bagi Aktor Terkenal? – Azat TV

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:57 WIB

Para Ilmuwan Mengonfirmasi Nanotyrannus yang Tumbuh Sepenuhnya Bukanlah Bayi T. rex

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:26 WIB

Prabowo memberi tahu Putin bahwa Indonesia sedang menangani bencana mematikan di Sumatera – ANTARA News

Kamis, 11 Desember 2025 - 11:55 WIB

Rekap Putaran Enam NFR Dipersembahkan oleh Mahindra: Tomlinson dan Graves Menulis Sejarah Putaran Enam

Kamis, 11 Desember 2025 - 09:20 WIB

Lensa Gravitasi Mengungkap Perubahan Perluasan Alam Semesta

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:49 WIB

Es XXI Baru Muncul Saat Air Dihancurkan Hingga Tekanan Ekstrim

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:47 WIB

Gus Ipul Jelaskan Manfaat Pentingnya Izin Donasi Bencana

Berita Terbaru

Headline

Apa Artinya Bagi Aktor Terkenal? – Azat TV

Kamis, 11 Des 2025 - 13:28 WIB