Bergabung atau tidaknya PKS dengan Prabowo-Gibran bukan urusan Partai Gelora

- Redaksi

Senin, 29 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NewsRoom.id -Sikap Partai Gelora Indonesia yang menolak gagasan bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di koalisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka patut mendapat perhatian.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno mempertanyakan hak Partai Gelora yang melarang PKS bertemu. Sebab, segala keputusan ada di tangan Prabowo-Gibran.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

“Kalau PKS diterima bergabung di kubu Prabowo-Gibran, berarti aspirasi Gelora diabaikan,” kata Adi saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (29/4).

Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah melanjutkan, namun jika PKS batal bergabung, besar kemungkinan aspirasi Gelora akan didengar.

Tapi diterima atau tidaknya PKS di kubu Prabowo-Gibran tidak ada hubungannya dengan Gelora. “Itu murni hak prerogatif Prabowo-Gibran,” kata Adi Prayitno.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gelora Indonesia Mahfuz Sidik menilai pada kampanye Pilpres 2024, PKS melakukan serangan negatif secara masif terhadap Prabowo-Gibran.

“Kalau PKS mau tutup sekarang karena proses politik sudah selesai, semudah itukah PKS mempermainkan narasi ideologinya? Apa kata pendukung fanatiknya? Tampaknya ada perpecahan sikap antara elite PKS dan massa. pendukungnya,” kata Mahfuz Sidik dalam keterangannya, Minggu (28/4).

NewsRoom.id

Berita Terkait

Ilmuwan Menangkap Partikel Hantu yang Mengubah Atom Jauh di Bawah Tanah
Ilmuwan Menemukan Titik Lemah yang Mengejutkan pada Penyakit Genetik Langka
AS Curang pada Drone Shahed-136 Iran
Dunia Sapi Laut yang Hilang Muncul Kembali di Bawah Gurun Qatar
Senyawa Cokelat Hitam Terkait Dengan Memperlambat Penuaan
Mereka Tidak Ingin Perekonomian Negara Kita Bangkit
Monev TA 2025: Kunci Transparansi dan Keberhasilan Pembangunan di Kampung Rantau Jaya
Setelah 50 Tahun, Ahli Kimia MIT Akhirnya Mensintesis Senyawa Anti Kanker yang Sulit Didapat

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:34 WIB

Ilmuwan Menangkap Partikel Hantu yang Mengubah Atom Jauh di Bawah Tanah

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:03 WIB

Ilmuwan Menemukan Titik Lemah yang Mengejutkan pada Penyakit Genetik Langka

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:01 WIB

AS Curang pada Drone Shahed-136 Iran

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:58 WIB

Dunia Sapi Laut yang Hilang Muncul Kembali di Bawah Gurun Qatar

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:27 WIB

Senyawa Cokelat Hitam Terkait Dengan Memperlambat Penuaan

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:52 WIB

Monev TA 2025: Kunci Transparansi dan Keberhasilan Pembangunan di Kampung Rantau Jaya

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:21 WIB

Setelah 50 Tahun, Ahli Kimia MIT Akhirnya Mensintesis Senyawa Anti Kanker yang Sulit Didapat

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:50 WIB

Dokter UGD Memperingatkan Penyakit Ganja yang Berkembang Pesat

Berita Terbaru

Headline

AS Curang pada Drone Shahed-136 Iran

Kamis, 11 Des 2025 - 00:01 WIB

Headline

Senyawa Cokelat Hitam Terkait Dengan Memperlambat Penuaan

Rabu, 10 Des 2025 - 21:27 WIB