BELITUNG — Dunia otomotif dan olahraga balap motor di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersiap memasuki babak baru. Bhayangkara Babel Racing Club (BBRC) tengah menyiapkan pembangunan sirkuit grasstrack yang dirancang untuk memenuhi standar penyelenggaraan kejuaraan bertaraf nasional.
Rencana tersebut terlihat dalam unggahan kolaborasi akun @bbrc_96 dan @dragbikebabel, yang memperlihatkan lokasi calon sirkuit sekaligus proses persiapan lahan.
Dalam unggahan tersebut disebutkan, BBRC akan segera menghadirkan perancang sirkuit tanah dari Jawa untuk mempersiapkan lintasan. Sirkuit itu ditargetkan siap digunakan menjelang penyelenggaraan event pada 24–25 Oktober 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong olahraga otomotif, khususnya grasstrack, agar memiliki fasilitas yang lebih representatif di Bangka Belitung.
Bukan Sekadar Lintasan Balap
Ketua Klub BBRC, Buyung Basel, mengatakan pembangunan sirkuit tersebut tidak semata-mata ditujukan sebagai tempat penyelenggaraan perlombaan.
Menurut dia, keberadaan sirkuit yang memenuhi standar dapat menjadi salah satu sarana untuk membangun ekosistem olahraga otomotif secara berkelanjutan, mulai dari pembinaan pembalap muda hingga penyelenggaraan event berskala nasional.
“Kami ingin BBRC tidak hanya membuat sebuah lintasan untuk balapan, tetapi membangun sebuah sirkuit yang bisa menjadi wadah pembinaan dan pengembangan olahraga otomotif di Bangka Belitung.
Target kami, sirkuit ini memiliki kualitas yang layak untuk event bertaraf nasional,” ujar Buyung Basel.
Buyung menambahkan, kehadiran sirkuit tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih terarah bagi komunitas dan pembalap grasstrack di daerah.
“Potensi pembalap dan komunitas otomotif di Bangka Belitung sangat besar. Karena itu, kami ingin memberikan fasilitas yang lebih baik sehingga mereka bisa berlatih, berkompetisi dan meningkatkan prestasi. Harapannya, dari sini lahir pembalap-pembalap Babel yang mampu bersaing di tingkat nasional,” katanya.
Disiapkan dengan Perancang dari Jawa
Salah satu hal yang menjadi perhatian BBRC adalah desain dan konstruksi lintasan. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa klub akan mendatangkan perancang sirkuit tanah dari Jawa.
Keterlibatan perancang yang memiliki pengalaman dalam pembangunan lintasan diharapkan membuat karakter sirkuit lebih sesuai dengan kebutuhan kompetisi, sekaligus memenuhi aspek keselamatan dan teknis yang diperlukan untuk event berskala nasional.
Belitung sendiri bukan wilayah yang asing dengan olahraga grasstrack. Pada 2023, Belitung pernah menjadi lokasi Final Kejurnas Grasstrack Region 1B Sumatera, yang mempertandingkan sejumlah kelas utama dan pendukung.
Sementara itu, Belitung Timur juga menjadi lokasi Kejuaraan GTX Open Limau Manis Kapolres Beltim Cup Race 2025 di Sirkuit Aik Gurok, Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit.
Target Event 24–25 Oktober 2026
BBRC kini membidik 24–25 Oktober 2026 sebagai momentum penyelenggaraan event yang akan menjadi salah satu agenda penting bagi klub dan komunitas otomotif.
Buyung mengatakan pihaknya akan mempersiapkan sirkuit tersebut secara bertahap agar aspek teknis maupun fasilitas pendukung dapat dipenuhi.
“Kami berharap persiapan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Karena event seperti ini bukan hanya berbicara soal balapan, tetapi juga bagaimana kita menggerakkan komunitas, mendatangkan peserta dari luar daerah dan memberikan dampak positif bagi daerah,” ujar Buyung.
Menurutnya, event otomotif berskala nasional berpotensi menghadirkan peserta, mekanik, kru, keluarga pembalap hingga penonton dari berbagai daerah.
Dengan demikian, penyelenggaraan kejuaraan tidak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi juga dapat memberikan efek terhadap sektor akomodasi, kuliner, transportasi dan usaha masyarakat lokal.
BBRC Ingin Babel Punya Ikon Otomotif
Buyung menegaskan, visi BBRC ke depan adalah menjadikan sirkuit tersebut sebagai salah satu pusat kegiatan otomotif di Bangka Belitung.
“Kami ingin punya sirkuit yang bisa menjadi kebanggaan Babel. Bukan hanya digunakan satu atau dua kali untuk event, tetapi bisa menjadi tempat pembinaan atlet, latihan, kompetisi dan berbagai kegiatan otomotif lainnya,” katanya.
Rencana pembangunan sirkuit bertaraf nasional ini sekaligus menunjukkan semakin berkembangnya ekosistem olahraga otomotif di Bangka Belitung.
Dengan target event pada 24–25 Oktober 2026, perhatian selanjutnya akan tertuju pada proses pembangunan lintasan, kesiapan fasilitas pendukung serta kepastian agenda kompetisi yang akan digelar.
Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, kehadiran sirkuit baru tersebut diharapkan dapat membuka babak baru bagi olahraga grasstrack sekaligus memperkuat posisi Bangka Belitung sebagai salah satu daerah tujuan penyelenggaraan event otomotif nasional.
Penulis : nico alp
Editor : nico alp









